KabarBaik.co, Bojonegoro – Tim asesor UNESCO memulai kunjungan lapangan untuk memvalidasi Aspiring UNESCO Global Geopark (AUGGp) Bojonegoro 2026, Senin (27/7). Kunjungan ini menjadi tahapan penting untuk menilai kelayakan Bojonegoro sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geoparks, sekaligus melihat secara langsung potensi geologi, pengelolaan kawasan, serta keterlibatan masyarakat dalam pengembangan geopark.
Dua asesor UNESCO, Ms. Li Yue dari China dan Mr. Andreas Josef Schuller dari Jerman, disambut langsung Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah di Gedung Putih Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Wahono menyampaikan optimisme bahwa Bojonegoro memiliki kekayaan geologi yang unik dan layak memperoleh pengakuan dunia melalui UNESCO Global Geopark. Menurutnya, daerah ini memiliki sejarah geologi yang istimewa, termasuk sistem perminyakan purba yang menjadi salah satu kekuatan utama kawasan.
“Kami memiliki kondisi geologi yang sangat luar biasa dan unik. Harapan kami, melalui proses validasi ini Bojonegoro dapat menjadi salah satu kawasan yang diakui UNESCO karena keunikan yang tidak dimiliki daerah lain,” ujar Setyo Wahono.
Ia menjelaskan potensi tersebut dikemas dalam konsep The Unique Petroleum System Storyline untuk memperkuat nilai ilmiah kawasan geopark. Selain itu, pemerintah daerah juga terus menggandeng pemerintah pusat, akademisi, peneliti, dan berbagai pihak dalam menyusun kajian ilmiah sebagai dasar pengusulan Bojonegoro menjadi UNESCO Global Geopark.
Sementara itu, asesor UNESCO Andreas Josef Schuller menegaskan bahwa tujuan kedatangan timnya bukan sekadar melakukan penilaian administratif. Menurutnya, proses validasi juga menjadi sarana bertukar pengetahuan, pengalaman, dan memperkuat kerja sama antara UNESCO dengan pengelola geopark di Bojonegoro.
“Kami hadir di sini tidak hanya untuk melakukan penilaian, tetapi juga untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Saya akan mendukung Anda sepenuhnya selama proses evaluasi ini,” kata Andreas.
Ia menambahkan, setelah menyandang status Geopark Nasional, langkah berikutnya yang harus ditempuh Bojonegoro adalah memenuhi standar tinggi UNESCO Global Geopark. Karena itu, tim asesor akan meninjau secara menyeluruh kualitas pengelolaan kawasan, nilai ilmiah situs geologi, upaya pelestarian, edukasi, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dari jejaring geopark dunia. (*)






