KabarBaik.co, Mojokerto – Pemkab Mojokerto memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hingga tingkat desa. Salah satunya dengan membentuk dan membina Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis.
Kegiatan tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian di Balai Desa Mlirip. Ia menilai keberadaan relawan penting karena kebakaran bisa terjadi kapan saja dan membutuhkan penanganan cepat.
“Redkar adalah garda terdepan masyarakat dalam membangun kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran,” kata Rizal, Kamis (27/8).
Menurutnya, relawan yang berada dekat dengan lokasi kejadian dapat membantu memberikan informasi kepada petugas, mengamankan warga, hingga melakukan evakuasi. Penanganan awal juga bisa dilakukan jika situasi memungkinkan dan aman.
Namun, Rizal mengingatkan agar keselamatan relawan tetap menjadi prioritas.
“Keselamatan tetap menjadi yang utama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan pembentukan REDKAR merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana.
“Pemberdayaan ini terus kami lakukan mulai dari awal tahun kemarin. Desa Mlirip ini salah satu dari empat desa yang kami sasar,” ujar Rinaldi.
BPBD, lanjutnya, akan terus membentuk REDKAR di desa-desa lainnya. Menurut Rinaldi, kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam penanganan bencana.
“Inti penanganan bencana adalah kesadaran masyarakat,” pungkasnya.
Pembentukan REDKAR di Desa Mlirip diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat. Dengan begitu, potensi kebakaran serta risiko kerugian dapat ditekan sejak dini.








