KabarBaik.co, Mojokerto – Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian membuka Rapat Persiapan Gladi Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kecelakaan Air (Laka Air) di Smartroom Satya Bina Karya (SBK). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana saat musim kemarau.
Rapat dihadiri sejumlah instansi lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Perum Perhutani hingga organisasi terkait penanggulangan bencana.
Rizal mengatakan gladi kesiapsiagaan bukan sekadar simulasi, melainkan sarana untuk menguji sistem komando, komunikasi, koordinasi, serta kesiapan personel dan peralatan saat kondisi darurat terjadi.
“Gladi ini menjadi sarana untuk menguji sistem komando, komunikasi, koordinasi lintas sektor, serta kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya,” kata Rizal, Sabtu (13/6).
Ia juga mengajak masyarakat lebih waspada selama musim kemarau dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan pembakaran lahan, sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rizal turut meluncurkan dua program kebencanaan BPBD Kabupaten Mojokerto, yakni Tangguh Rek dan Mojo Mandala.
Tangguh Rek kini dikembangkan menjadi konsep tata kelola ketangguhan kawasan rawan bencana. Program ini juga menjadi akronim dari Tanggap, Tangkas, Unggul, dan Harmoni sebagai pengingat langkah antisipasi kebencanaan bagi masyarakat.
Sementara Mojo Mandala merupakan singkatan dari Manajemen Data Bencana dan Pelaporan, yang difokuskan pada penguatan sistem data dan pelaporan kebencanaan.
Menurut Rizal, kedua program tersebut mengedepankan penanggulangan bencana berbasis masyarakat agar kesiapsiagaan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
“Keberhasilan penanggulangan bencana tidak hanya ditentukan pemerintah, tetapi juga keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.






