Warga Dharmahusada Indah Surabaya Protes Lapangan Padel Atlas, Suara Bising Ganggu Istirahat hingga Malam

oleh -164 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 02 at 8.16.20 PM
Felicia Kartika saat menunjukkan posisi lapangan padel yang berdekatan dengan tempat tinggalnya (Sugiantoro)

KabarBaik.co, Surabaya – Keberadaan fasilitas olahraga lapangan padel di tengah kawasan permukiman menjadi sorotan dan menuai keluhan dari warga. Sejumlah penghuni Perumahan The Dharma Indah Regency, kawasan Dharmahusada Indah, Surabaya, mengaku terusik dengan keberadaan Atlas Padel Surabaya yang beroperasi di lingkungan mereka.

Warga mengeluhkan suara bising yang dihasilkan dari aktivitas permainan setiap harinya. Suara benturan bola dengan kaca atau pagar pembatas lapangan, teriakan para pemain, hingga keramaian pengunjung terdengar sangat jelas hingga ke rumah-rumah warga, terutama pada jam ramai hingga malam hari.

Salah satu warga yang paling merasakan dampak langsung adalah Felicia Kartika. Rumahnya bersebelahan tepat dengan lapangan tersebut. Menurutnya, jarak antara lapangan dengan kamar tidurnya bahkan kurang dari 20 sentimeter.

“Sejak adanya lapangan padel berdiri persis di sebelah tembok rumah saya, saya merasa terganggu. Mereka main dari pagi hingga malam hari,” ujar Felicia saat ditemui, Selasa (2/6).

Felicia juga menyoroti proses pembangunan yang dinilai tidak mengindahkan asas kekeluargaan. Ia mengaku pihak pengelola tidak pernah meminta izin atau berkoordinasi secara langsung dengan warga sekitar sebelum membangun fasilitas tersebut.

Akibat kebisingan yang tak kunjung reda, waktu istirahat dan kenyamanan Felicia terus terganggu. Meski mengaku pihak manajemen sudah berupaya menambahkan peredam suara, namun hasilnya dirasa belum maksimal.

“Saya meminta agar lapangan ditutup saja. Kalau tidak, silakan beli rumah saya dan saya akan pindah. Daripada di sini terganggu setiap hari,” tegasnya dengan emosi.

Sementara itu, pihak manajemen Atlas Padel Surabaya saat dikonfirmasi belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut. Mereka mengaku sedang memproses tahapan mediasi dengan warga untuk menyelesaikan masalah ini.

“Mohon maaf mas, untuk saat ini kami masih belum bisa kasih info dulu karena proses mediasi masih berjalan,” ujar Yenny, perwakilan manajemen.

Meski demikian, melalui unggahan di media sosial resmi mereka, Atlas Padel telah menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Diketahui, setelah keluhan warga viral, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya juga telah turun tangan dan memberikan peringatan.

Sebagai tindak lanjut, pihak pengelola berencana melakukan perbaikan lebih serius dengan memasang peredam suara tiga lapis yang terdiri dari triplek, rockwoll density 100, dan gypsum board.

Hingga saat ini, meski proses pemasangan peredam suara baru akan dilakukan, aktivitas permainan di lapangan tersebut masih tetap berjalan karena masih terdapat beberapa court yang dapat digunakan, sehingga suara bising masih terdengar oleh warga sekitar. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.