KabarBaik.co, Jombang – Sebanyak 17 jemaah haji asal Kabupaten Jombang menerima bantuan dana dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) sebesar Rp 20 juta per orang.
Bantuan tersebut diberikan kepada jemaah dari kalangan ekonomi kurang mampu setelah kembali dari Tanah Suci.
Menteri Haji dan Umrah RI, Moch Irfan Yusuf, mengatakan bantuan itu merupakan bagian dari program sosial yang disalurkan kepada sekitar 150 jemaah haji di berbagai daerah di Indonesia.
“Yang menerima adalah mereka yang memang membutuhkan, seperti pedagang kecil, penjual makanan keliling, hingga pelaku usaha mikro,” ujar Gus Irfan saat menghadiri penyambutan jemaah haji Kloter 62 dan 63 di Pendopo Kamis (18/6).
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun mengembangkan usaha setelah pulang dari ibadah haji.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, menyebut hingga saat ini sebanyak 1.259 dari total 1.263 jemaah haji asal Jombang telah kembali ke tanah air.
Namun, musim haji tahun ini juga diwarnai kabar duka. Empat jemaah asal Jombang dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi, termasuk Sukipan, warga Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, yang wafat akibat stroke menjelang jadwal kepulangannya.
Bupati Jombang Warsubi bersyukur atas kepulangan para jemaah dan berharap mereka dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Semoga seluruh jemaah menjadi haji dan hajah yang mabrur serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.






