6 Rekomendasi Oli Power Steering Mobil Terbaik untuk Performa Optimal

oleh -436 Dilihat
oli power steering
Foto Mengganti Oli Power Sreering (Pinterest)

KabarBaik.co- Sistem power steering pada mobil  sangat krusial untuk memberikan kemudahan dalam mengendalikan kendaraan. Oleh karena itu, pemilihan oli power steering yang tepat sangat penting untuk menjaga kinerja optimal sistem ini.

Oli power steering mobil merupakan pelumas yang digunakan untuk menguatkan tekanan mesin mobil ketika mobil sedang melaju. Pelumas ini juga mampu merawat komponen pada sistem power steering seperti pompa steering, pinion rack dan lainnya agar tidak cepat korosi, dan aus. Mengingat fungsinya yang krusial, kalian perlu mengganti pelumas ini apabila power steering sudah terasa berat. Selain itu juga perlu menggunakan produk yang berkualitas agar performa mobil maksimal.  Berikut adalah 5 rekomendasi oli power steering mobil terbaik yang bisa di pertimbangkan:

1.Prestone Power Steerinf Fluid

prestone

Oli dari Prestone ini dapat melindungi komponen power steering dari kerusakan yang terjadi pada pompa reservoir. Kandungan zat aditif yaitu anti karat dan aus dari oli ini juga bisa membuat power steering lebih awet.

Terlebih lagi, kamu bisa menggunakan oli power steering ini untuk mencegah bunyi berisik yang dihasilkan oleh busa.

2. Shell Spirax S3 ATF MD3

shell

Shell Spirax S3 ATF MD 3. Oli ini terbilang cukup murah karena hanya dengan merogoh kocek sebesar  Rp80 ribuan Anda sudah mendapatkan 1 liter oli dengan formulasi terbaik. Oli ini mengandung senyawa aditif yang mampu memperpanjang usia komponen dari sistem power steering. Sebab oli ini memiliki tingkat pelumasan yang cukup tinggi dan sesuai dengan standar dextron 3. Dengan begitu gesekan antar komponen yang begitu besar dapat diredam.

3.STP Power Sreering Fluid

stp

Merk oli power steering yang cukup terkenal adalah STP. Formula dari oli ini juga anti gesek jadi tidak mudah aus dan dapat mencegah korosi. Jika putaran setir Toppers kurang lancar, oli STP ini cukup efektif dalam menguranginya.

4. Castrol ATF Dex 3

castrol

Castrol ATF Dex 3. Oli yang satu ini terkenal dengan formulasi yang dapat mendinginkan mesin dan komponen lainnya. Tak ayal produk yang satu ini digunakan untuk keperluan balap atau kendaraan dengan mobilitas yang terlalu tinggi. Oli ini memiliki tingkat pelumasan yang tinggi sehingga dapat mencegah gesekan antar komponen yang terlalu besar. Selain itu, oli ini dapat membuat kinerja kemudi mudah dikendalikan dan halus ketika setir diputar.

5. Top 1 Lifetime ATF

top oli

Top 1 Lifetime ATF bisa mengurangi terjadinya gesekan pada power steering agar tidak mudah aus. Formula oli ini juga mampu untuk meredamkan panas yang berlebihan. Oli Top 1 ini bisa kamu pakai sebagai oli power steering sekaligus untuk transmisi matic.

6. Honda PSF-S

oli psf s

Honda juga mengeluarkan oli power steering yang memiliki formula anti gores dan anti aus untuk menghaluskan power steering. Selain itu, lapisan halus dari oli ini juga mencegah benturan antar logam. Sehingga, oli Honda PSF-S berguna untuk power steering sekaligus membuat mesin lebih awet.

Tips Memilih Oli Power Steering:

1. Sesuaikan dengan Spesifikasi Mobil

  • Cek Buku Manual: Informasi paling akurat mengenai jenis oli power steering yang direkomendasikan untuk mobil terdapat dalam buku manual kendaraan.
  • Konsultasikan dengan Mekanik: Jika ragu, konsultasikan dengan mekanik yang berpengalaman. Mereka akan memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi mobil.

2. Perhatikan Jenis Oli

  • Oli Mineral: Biasanya lebih terjangkau, namun memiliki daya tahan yang lebih singkat dibandingkan oli sintetis.
  • Oli Sintetis: Memiliki performa lebih baik, tahan terhadap suhu ekstrem, dan memiliki umur pakai yang lebih lama.
  • Oli Semi-Sintetis: Kombinasi antara oli mineral dan sintetis, menawarkan keseimbangan antara harga dan performa.

3. Perhatikan Viskositas

  • Viskositas adalah kekentalan oli. Pilihlah viskositas yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan kondisi iklim di tempat tinggal.
  • Viskositas yang terlalu rendah dapat menyebabkan oli terlalu encer dan tidak memberikan pelumasan yang cukup.
  • Viskositas yang terlalu tinggi dapat membuat pompa power steering bekerja lebih keras.

4. Perhatikan Aditif

  • Aditif anti-wear: Melindungi komponen dari keausan.
  • Aditif anti-oksidasi: Mencegah oksidasi pada oli.
  • Aditif anti-korosi: Mencegah korosi pada komponen logam.

5. Perhatikan Warna

  • Warna oli tidak selalu menunjukkan kualitas. Namun, jika warna oli sudah berubah menjadi gelap atau keruh, itu bisa menjadi tanda bahwa oli sudah perlu diganti.

6. Ganti Oli Secara Berkala

  • Frekuensi penggantian oli power steering bervariasi tergantung pada jenis oli, kondisi penggunaan, dan rekomendasi pabrikan.
  • Penggantian secara berkala akan menjaga kinerja sistem power steering tetap optimal.

7. Perhatikan Harga

  • Harga yang terlalu murah belum tentu menjamin kualitas yang baik. Namun, juga tidak perlu membeli oli dengan harga yang terlalu mahal jika tidak sesuai dengan kebutuhan.

Tips Tambahan:

  • Periksa secara berkala kondisi oli power steering, seperti warna, bau, dan adanya kotoran.
  • Jika terjadi kebocoran pada sistem power steering, segera perbaiki dan ganti oli.
  • Hindari mencampur jenis oli yang berbeda.

Dengan memilih oli power steering yang tepat dan melakukan perawatan secara rutin, kalian dapat menjaga kinerja sistem kemudi mobil tetap optimal dan nyaman saat berkendara.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Lilis Dewi


No More Posts Available.

No more pages to load.