KabarBaik.co, Surabaya – Aksi pencurian helm di Gubeng Jaya IX, Surabaya, berakhir tragis bagi pelaku. Pelaku yang bekerja sebagai kurir berhasil diringkus warga setelah ketahuan membawa kabur helm, Senin (2/6) sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi yang enggan disebutkan namanya, kejadian bermula saat keramaian terjadi di depan rumah warga di Jalan Gubeng Airlangga Gang 3.
“Tadi ada ramai-ramai di depan rumah dan saya lihat ternyata ada seseorang yang dipukulin warga karena mencuri helm,” ujar saksi saat ditemui di lokasi.
Dari informasi yang dihimpun, kronologi kejadian berawal ketika pelaku yang mengendarai motor roda tiga datang ke area kedai mie yamin. Pelaku terlihat mendekati seorang pengunjung dan berpura-pura menanyakan arah menuju Gubeng Airlangga Gang 3.
Usai mendapatkan petunjuk arah, pelaku langsung bergerak meninggalkan lokasi. Namun, tanpa disadari pelaku membawa serta helm milik orang yang ditanyai alamat tersebut yang terparkir di halaman kedai.
Sesaat setelah pelaku pergi, korban menyadari helmnya hilang. Korban segera memeriksa rekaman CCTV milik kedai dan terlihat jelas pelaku membawa kabur helm tersebut. Mengingat arah tujuan yang ditanyakan pelaku sebelumnya, korban langsung menuju ke Gubeng Airlangga Gang 3 berbekal bukti rekaman tersebut.
Sesampainya di lokasi, korban menemukan pelaku dan langsung menanyakan keberadaan helmnya. Awalnya pelaku berusaha mengelak dan tidak mengaku telah mengambil helm tersebut. Namun, saat diperlihatkan bukti video CCTV yang memperlihatkan aksinya, pelaku pun tak berkutik dan akhirnya mengakui perbuatannya.
“Mula-mula pelaku sempat tidak mengaku kalau mengambil helm, terus ditunjukkan CCTV-nya pelaku kemudian mengaku dan langsung dihajar di depan rumah saya ini,” tambah saksi sambil menunjuk lokasi kejadian.
Melihat pelaku sudah mengaku, emosi warga sekitar pun meledak dan langsung mengeroyok pelaku. Tidak berlangsung lama, personel Polsek Gubeng yang mendapat laporan segera datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku dari amukan massa.
Usai kejadian tersebut, atasan atau bos pelaku juga datang ke lokasi setelah mendapat kabar anak buahnya ditangkap. Pria yang enggan disebutkan namanya itu mengakui bahwa pelaku memang karyawan barunya yang baru bekerja selama 2 bulan sebagai kurir.
Atasan pelaku pun meminta maaf kepada korban dan warga atas perbuatan anak buahnya. Selanjutnya, pelaku beserta atasannya dibawa ke kantor Polsek Gubeng untuk proses hukum lebih lanjut. (*)








