KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui dinas pariwisata optimistis target perolehan pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini tercapai. Bahkan bisa melebihi target yang telah ditetapkan. Apalagi selama musim liburan sekolah seperti sekarang.
Beberapa obyek wisata menjadi unggulan pemerintah daerah untuk perolehan PAD yaitu obyek wisata Gunung Bromo, Danau Ranu Grati, dan Pemandian Banyu Biru. Semua obyek wisata itu menjadi jujukan wisatawan lokal maupun dari luar kota untuk mengisi liburan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya optimistis target pendapatan dari sektor wisata akan tercapai. Bahkan bisa melebihi target yang telah direncanakan. “Terutama pada musim liburan sekolah saat ini,” kata Agus, Jumat (12/7).
Optimisme Agus didasari oleh beberapa faktor. Pertama, peningkatan target pendapatan yang dipatok lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, dari Rp 650 juta menjadi Rp 700 juta. Hal ini membuat kepercayaan diri Pemkab Pasuruan bertambah terhadap potensi wisata di wilayahnya.
Bahkan, hingga pertengahan Mei lalu, tercatat pendapatan dari sektor wisata telah mencapai Rp 426.964.000 atau setara 61 persen dari target tahun ini. Angka tersebut menunjukkan tren positif dan potensi besar untuk mencapai target yang ditetapkan.
”Disamping itu tiga sektor wisata unggulan yang diandalkan Pemkab Pasuruan yaitu Gunung Bromo, Ranu Grati, dan Banyubiru. Ketiga destinasi ini telah terbukti menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” tutur Agus.
Menurut Agus, berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Pasuruan untuk meningkatkan pendapatan dari sektor wisata. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas infrastruktur di sekitar objek wisata. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan.
“Kita terus berupaya untuk meningkatkan kualitas agar wisatawan bisa meningkat. Selain itu, kenyamanan dan keamanan merupakan pelayanan nomor satu,” ungkap Agus. Selain itu, Pemkab Pasuruan juga melakukan promosi wisata secara gencar, baik melalui media online maupun offline. (*)







