BPH Migas dan Pertamina Pantau SPBU, Antrean Solar di Jatim Telah Terurai

oleh -117 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 04 at 9.40.42 AM
Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas saat melakukan pengecekan BBM di sela memantau antrean solar yang telah terurai (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Kondisi penyaluran BBM subsidi, khususnya Biosolar, di sejumlah daerah di Jatim mulai menunjukkan perbaikan. Setelah sempat diwarnai antrean kendaraan dalam beberapa hari terakhir, kini antrean di sejumlah SPBU berangsur melandai seiring percepatan distribusi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Untuk memastikan pasokan dan distribusi berjalan optimal, Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas melakukan pemantauan langsung selama dua hari, pada 1-2 Juli 2026. Monitoring dilakukan mulai dari Terminal BBM sebagai titik pasokan hingga SPBU sebagai titik penyaluran kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPH Migas, jajaran Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, serta Wakil Ketua Ombudsman RI. Mereka meninjau langsung ketersediaan dan penyaluran Biosolar bagi kendaraan logistik maupun kendaraan pribadi di sejumlah SPBU di wilayah Surabaya hingga Gresik.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan kondisi di lapangan jauh lebih kondusif dibanding beberapa hari sebelumnya.

“Sesuai laporan dari Pertamina Patra Niaga dan kami cek langsung ke lapangan, antrean kendaraan sudah sangat melandai. Rata-rata saat ini antrean sekitar lima hingga enam truk long chassis dan situasi ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya, Sabtu (4/7).

Menurut Wahyudi, tingginya aktivitas logistik di kawasan Surabaya dan Gresik menjadi salah satu faktor meningkatnya konsumsi Biosolar. Kedua wilayah tersebut merupakan jalur distribusi utama yang terhubung dengan Pelabuhan Tanjung Perak dan sejumlah kawasan industri.

Ia menjelaskan peningkatan arus kendaraan logistik mulai terlihat pada periode 22-26 Juni 2026. Sejumlah SPBU yang menjadi perhatian antara lain SPBU Tol Surabaya-Gempol Km 26, SPBU Tambak Osowilangun, SPBU Tambak Langon, serta SPBU Kebomas Gresik.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan tersebut, Pertamina Patra Niaga menerapkan berbagai langkah percepatan distribusi. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, mengatakan perusahaan mengoptimalkan pengiriman BBM dari Terminal BBM utama maupun melalui skema alih suplai dari terminal terdekat.

“Pertamina telah memprioritaskan pengiriman dari Terminal BBM supply point serta melakukan alih suplai dari terminal terdekat. Volume alih suplai ditingkatkan hingga dua kali lipat agar pasokan BBM semakin cepat memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, operasional mobil tangki dimaksimalkan selama 24 jam dengan prioritas pengiriman ke wilayah yang memiliki permintaan dan kendala pasokan tertinggi,” jelas Iwan.

Selain meningkatnya aktivitas logistik, Pertamina juga mencatat adanya kenaikan konsumsi BBM selama masa libur sekolah. Mobilitas masyarakat menuju Surabaya melalui jalur darat, laut, maupun udara ikut mendorong peningkatan kebutuhan energi di sejumlah SPBU.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan pihaknya terus memantau kondisi penyaluran BBM di seluruh SPBU di Jawa Timur. Pertamina juga mengoptimalkan petugas marshal di SPBU serta berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas agar antrean kendaraan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Pertamina terus melakukan monitoring ketersediaan BBM di seluruh SPBU dan menerapkan early warning system apabila terjadi lonjakan permintaan. Saat ini stok seluruh produk BBM dalam kondisi aman, baik di SPBU maupun Terminal BBM Pertamina Patra Niaga di seluruh Jawa Timur,” kata Ahad.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Menurutnya, Pertamina akan terus menjaga keandalan pasokan agar distribusi energi bagi masyarakat dan sektor logistik tetap berjalan lancar. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.