Bukan di Alun-Alun, Titik Nol Kilometer Nganjuk Ternyata Nyempil di Mangundikaran

oleh -91 Dilihat
Titik nol kilometer Nganjuk di tepi Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk (Agus Karyono)
Titik nol kilometer Nganjuk di tepi Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk.(Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Selama ini banyak masyarakat mengira bahwa titik pusat atau nol kilometer Kabupaten Nganjuk berada di kawasan Alun-Alun atau simpang empat Tugu Jayastamba.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Titik nol kilometer Nganjuk ternyata tersembunyi di tepi Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk.

Penandanya pun sangat bersahaja, hanya berupa patok setinggi 70 sentimeter di sisi utara jalan nasional, atau sekitar 100 meter sebelah timur lampu merah Terminal Lama atau Pujahito.

“Sudah sejak dahulu patok ini ada. Ya cuma tulisan penanda jarak. Tidak ada ornamen atau bangunan lainnya di sekitarnya,” ujar Ahmad Adzim, pengurus Karang Taruna Kelurahan Mangundikaran, Jumat (5/6).

Patok tiga sisi berwarna kuning-putih ini mencantumkan informasi jarak antar-kota. Di sisi timur tertulis “Cr.Ban 29” (29 km menuju Caruban), di bagian atas tertulis “S.Baya 119” (119 km menuju Surabaya), dan di sisi barat barulah tertera tulisan “Ng.Juk 0” sebagai penanda titik absolut pusat kabupaten.

Sayangnya, karena ukurannya yang mini dan posisinya yang nyempil di antara deretan pohon trotoar, keberadaannya kerap luput dari pandangan mata.

“Karena memang bentuknya kecil dan tidak mencolok. Tidak seperti di daerah lain, seperti Tugu 0 kilometer Yogyakarta yang terkenal dan sering dijadikan spot foto-foto,” ungkap Adzim menambahkan.

Melihat potensi sejarah dan geografis yang kuat, pihak Karang Taruna berharap ada perhatian lebih dari pemerintah setempat untuk memoles kawasan tersebut agar tidak sekadar menjadi patok mati di pinggir jalan.

“Supaya nanti bisa jadi jujugan wisatawan atau pemudik untuk singgah dan foto-foto. Dan lingkungan sekitarnya jadi lebih ramai dan UMKM berkembang,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.