Cerita Warga Madiun yang Tinggalkan Judi Online Berkat Dapur MBG

oleh -277 Dilihat
sppg cinere libatkan puskesmas pantau gizi 2639545
Ompreng MBG

KabarBaik.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Madiun memberi efek sosial yang tak hanya berdampak positif bagi ekonomi keluarga petani dan perajin kecil. Program ini bahkan menyembuhkan kebiasaan judi online di masyarakat.

Kepala Desa Sidorejo Ana Setyawati dalam keterangan Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta mengatakan banyak warga di desanya yang menganggur dan terjebak judi online, kini telah insyaf dan produktif di dapur MBG.

“Sekarang semua sibuk bekerja. Selain mengurangi pengangguran, kebiasaan judi online juga ikut hilang,” ujar Ana.

Menurut Ana, dulu banyak pengangguran di desanya yang berjudi online, meski dengan uang yang sedikit.

Menurut Ana, dengan terserapnya tenaga kerja di dapur MBG dan usaha para pemasok, pengangguran berkurang signifikan.

Kesibukan bekerja sebagai pemasok dan pekerja di dapur MBG membuat banyak warga yang sebelumnya menganggur kini memiliki aktivitas produktif dari pagi hingga malam.

Menurut Ana, kondisi itu perlahan menjauhkan mereka dari kebiasaan berjudi secara daring.

Fenomena tersebut dirasakan langsung oleh Sumarti, nenek perajin tahu asal Desa Sidorejo, Kecamatan Kebon Sari, Kabupaten Madiun.

Ia mengaku, sebelum terlibat dalam rantai pasok dapur MBG, produksi tahu miliknya terbatas dan penjualannya tak menentu.

“Kalau pasar ramai bisa habis dua ember, tapi kalau sepi kadang satu ember pun tidak habis,” kata Sumarti.

Namun sejak menjadi pemasok tahu untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di desanya, usahanya berkembang pesat.

Dengan bantuan menantunya, Dwiyono alias Geye, produksi tahu meningkat drastis dari semula 50 kilogram kedelai per hari menjadi dua kuintal per hari.

“Alhamdulillah penghasilan meningkat, karyawan juga nambah,” katanya.

Di balik peningkatan usaha itu, Sumarti merasakan kebahagiaan lain yang tak ternilai. Sang menantu yang sebelumnya kecanduan judi online kini benar-benar meninggalkan kebiasaan tersebut karena harus bekerja penuh waktu memproduksi tahu untuk dapur MBG.

“Sekarang benar-benar insyaf karena sudah tidak punya waktu lagi untuk judi online,” ujar Sumarti.

Ia juga menyebutkan pendapatannya sebagai pemasok tahu program MBG meningkat hingga 400 persen, ditopang sistem pembayaran tunai setiap hari.

Dari hasil tersebut, ia mampu membeli mesin pompa air untuk sawah hingga sebuah mobil sebagai sarana distribusi ke dapur MBG.

“Alhamdulillah berkah program MBG, ekonomi keluarga jauh lebih baik,” katanya.

Ia berharap program MBG dapat terus berlanjut karena terbukti memberi manfaat ekonomi sekaligus memperbaiki perilaku sosial masyarakat desa.

“Saya jadi bisa kasih kerjaan tetangga. Semoga program ini terus ada,” katanya. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.