KabarBaik.co, Pasuruan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pasuruan pada Kamis (30/4) sore memicu sejumlah bencana longsor di beberapa titik. Derasnya aliran air hujan menyebabkan tebing dan badan jalan ambrol, terutama di wilayah Kecamatan Tutur dan Puspo.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menyampaikan, longsor terjadi di sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga hingga aktivitas warga terganggu. “Akibat hujan deras yang terjadi sehingga tebing-tebing longsor tidak kuat menahan air,” kata Sugeng, Jumat (1/5).
Di Kecamatan Tutur, lanjut Sugeng, tebing di SDN Kalipucang 3 ambrol dengan panjang sekitar 15 meter dan tinggi 4 meter, sementara di Kecamatan Puspo, longsor terjadi di jalan depan SDN Palangsari 1 dengan panjang sekitar 15 meter.
Selain itu, tebing di SDN Palangsari 3 juga mengalami ambrol sepanjang kurang lebih 5 meter, longsor lainnya terjadi di tebing jalan Dusun Jeglong, Desa Palangsari, Kecamatan Puspo dengan panjang sekitar 15 meter. “Dari data yang masuk longsor cukup parah terjadi dengan kerusakan berat,” jelasnya.
Tak hanya fasilitas umum, satu rumah warga juga dilaporkan terdampak longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sugeng menjelaskan, BPBD belum dapat menyelesaikan asesmen di seluruh titik terdampak karena jarak titik satu dengan lainnya cukup jauh.
“Asesmen pada lokasi bencana dimulai tadi malam hingga siang ini, untuk kerugian masih menunggu hingga selesai assesment,” tutupnya. (*)






