KabarBaik.co, AS- Piala Dunia 2026 tampaknya mulai menunjukkan warna persaingan yang sesungguhnya. Setelah enam grup pertama menyelesaikan pertandingan pembuka mereka, perhatian kini beralih ke Grup I dan Grup J yang akan memulai petualangan pada Rabu (17/6) dini hari hingga siang WIB.
Sejumlah hasil mengejutkan telah mewarnai fase awal turnamen. Raksasa Spanyol gagal membobol gawang Tanjung (Cape) Verde dan harus puas bermain imbang tanpa gol, Belgia ditahan Mesir, sementara Uruguay juga gagal meraih kemenangan saat menghadapi Arab Saudi.
Di sisi lain, Jerman langsung mengirim pesan kuat kepada para pesaing dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao, sedangkan Swedia tampil impresif lewat kemenangan 5-1 atas Tunisia.
Hingga Selasa (16/6) pagi WIB, peta persaingan di beberapa grup mulai terbentuk. Jerman memimpin Grup E dengan selisih gol yang mencolok, Swedia berada di puncak Grup F, sementara Grup G dan Grup H masih sepenuhnya terbuka setelah seluruh pertandingan perdana berakhir imbang.
Kini, sorotan beralih ke dua grup yang belum memainkan satu pertandingan pun. Prancis, Senegal, Irak, dan Norwegia akan membuka persaingan di Grup I. Sedangkan Argentina, Aljazair, Austria, dan Yordania memulai perjuangan mereka di Grup J.
Laga yang paling dinanti tentu saja mempertemukan Prancis kontra Senegal pada Rabu (17/6), pukul 02.00 WIB. Les Bleus datang dengan status salah satu favorit juara berkat kedalaman skuad dan kualitas pemain bintang yang dimiliki.
Namun Senegal bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Wakil Afrika tersebut dikenal memiliki organisasi permainan yang solid serta kemampuan melakukan serangan balik cepat yang kerap merepotkan tim-tim besar.
Beberapa jam kemudian, Norwegia akan menghadapi Irak dalam pertandingan yang berpotensi menentukan arah persaingan Grup I. Kehadiran Erling Haaland dan Martin Odegaard membuat Norwegia disebut-sebut sebagai salah satu kuda hitam. Irak sendiri berambisi mencuri poin penting untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Dari Grup J, perhatian dunia tertuju pada Argentina yang memulai langkah mempertahankan gelar juara dunia saat menghadapi Aljazair. Tim Tango masih dianggap sebagai salah satu kekuatan terbesar dalam sepak bola internasional dan difavoritkan meraih tiga poin penuh pada laga pembuka mereka.
Berdasarkan berbagai indikator, sejumlah prediksi menempatkan Prancis, Norwegia, Argentina, dan Austria sebagai favorit untuk meraih kemenangan pada laga perdana mereka.
Meski demikian, hasil-hasil kejutan yang sudah terjadi pada pekan pertama menjadi pengingat bahwa tidak ada pertandingan mudah di Piala Dunia. Ketika Spanyol, Belgia, dan Uruguay gagal meraih kemenangan, peluang munculnya kejutan baru pada Rabu (17/6) tetap terbuka lebar.
Yang jelas, dengan mulai bergulirnya Grup I dan Grup J, persaingan menuju babak gugur dipastikan akan semakin sengit. Para favorit tentu hidup-mati untuk bisa memenuhi ekspektasi. Di kubu lain, tim-tim non-unggulan tertantang untuk menciptakan cerita besar dunia berikutnya. (*)
Hasil-hasil Pertandingan
15 Juni 2026
- Jerman 7-1 Curacao (Grup E)
- Belanda 2-2 Jepang (Grup F)
- Pantai Gading 1-0 Ekuador (Grup E)
- Swedia 5-1 Tunisia (Grup F)
- Spanyol 0-0 Cape Verde (Grup H)
16 Juni 2026
- Belgia 1-1 Mesir (Grup G)
- Arab Saudi 1-1 Uruguay (Grup H)
- Iran 2-2 Selandia Baru (Grup G)
Klasemen Sementara
Per Selasa pagi, 16 Juni 2026, 10.00 WIB, dari hasil laga yang sudah selesai berikut klasemen semantara:
Grup A
- 1. Meksiko → 3 poin (Menang 2-0 vs Afrika Selatan)
- 2. Korea Selatan → 3 poin (Menang 2-1 vs Ceko)
- 3. Ceko → 0 poin
- 4. Afrika Selatan → 0 poin
Grup B
- Swiss, Kanada, Qatar, Bosnia dan Herzegovina → Semua 1 poin (semua laga berakhir imbang 1-1)
Grup C
- 1. Skotlandia → 3 poin (Menang 1-0 vs Haiti)
- 2-3. Brasil & Maroko → 1 poin masing-masing (imbang 1-1)
- 4. Haiti → 0 poin
Grup D
- 1. Amerika Serikat → 3 poin (Menang 4-1 vs Paraguay)
- 2. Australia → 3 poin (Menang 2-0 vs Turki)
- 3. Turki → 0 poin
- 4. Paraguay → 0 poin
Grup E
- 1. Jerman → 3 poin (Menang 7-1 vs Curacao)
- 2. Pantai Gading → 3 poin (Menang 1-0 vs Ekuador)
- 3. Ekuador → 0 poin
- 4. Curacao → 0 poin
Grup F
- 1. Swedia → 3 poin (Menang 5-1 vs Tunisia)
- 2-3. Jepang & Belanda → 1 poin masing-masing (imbang 2-2)
- 4. Tunisia → 0 poin
Grup G
- Belgia 1-1 Mesir –> 1 poin
- Iran 2-2 Selandia Baru –> 1 poin
Grup H
- Spanyol 0-0 Cabo Verde
- Arab Saudi 1-1 Uruguay
→ Semua tim 1 poin
Grup I sampai L: Belum bermain
Jadwal: Rabu, 17 Juni 2026
- 02.00 WIB: Prancis vs Senegal (Grup I)
- 05.00 WIB: Irak vs Norwegia (Grup I)
- 08.00 WIB: Argentina vs Aljazair (Grup J)
- 11.00 WIB: Austria vs Yordania (Grup J)
Prediksi Skor
- Prancis 2-1 Senegal
Prancis datang sebagai salah satu favorit juara dengan skuad bertabur bintang seperti Mbappé dan kedalaman pemain yang sangat kuat. Namun Senegal merupakan salah satu tim Afrika terbaik dan tergabung bersama Prancis serta Norwegia dalam grup yang banyak disebut sebagai “group of death”.
Skenario paling mungkin adalah Prancis menguasai bola, Senegal berbahaya lewat transisi cepat, dan gol kemenangan Prancis kemungkinan datang di babak kedua.
Probabilitas hasil: Prancis menang 58%, Seri 24%, dan Senegal menang 18%
- Irak 1-3 Norwegia
Norwegia memiliki salah satu duet paling berbahaya di turnamen, yakni Erling Haaland dan Martin Ødegaard. Banyak analis menilai Norwegia sebagai kuda hitam Grup I. Irak biasanya disiplin secara defensif, tetapi kualitas individu Norwegia sangat unggul.
Probabilitas hasil Norwegia menang 65%, seri 22%, Irak menang 13%
- Argentina 3-0 Aljazair
Ini disebut sebagai mismatch terbesar dari empat laga pada Rabu (17/6). Argentina adalah juara bertahan dan masih berada di puncak ranking dunia menjelang turnamen. Namun, Aljazair terbilang cukup kompetitif, tetapi kualitas lini tengah dan serangan Argentina jauh lebih tinggi.
Probabilitas hasil Argentina menang 74%., seri 17%, dan Aljazair menang 9%.
- Austria 2-0 Yordania
Austria tampil sangat baik dalam beberapa tahun terakhir di bawah Ralf Rangnick dan banyak pengamat menilai mereka berpotensi menjadi kejutan Eropa. Reuters juga menyoroti Austria sebagai favorit saat menghadapi debutan Piala Dunia, Yordania. Yordania berkembang pesat di Asia, tetapi pengalaman dan kualitas skuad Austria masih lebih unggul.
Probabilitas hasil Austria menang 56%, Seri 27%, dan Yordania menang 17%. (*)






