Jalan Sehat Tahun Baru Islam di Surabaya Ricuh gegara Peserta Tak Dapat Kupon Undian Door Prize

oleh -288 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 16 at 4.57.25 PM
Suasana ricuh acara jalan sehat di Masjid Al-Akbar Surabaya saat pengundian door prize (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Acara jalan sehat dalam rangka Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H yang digelar Pemprov Jatin di Halaman Barat Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, berakhir ricuh. Masalah pada distribusi kupon undian memicu kemarahan ribuan peserta hingga kotak undian dirusak dan massa merangsek naik ke panggung utama.

Pada awalnya, acara berlangsung lancar dan tertib. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahkan tampil melepas peserta jalan sehat tepat pukul 07.30 WIB. Namun, situasi berubah drastis saat memasuki sesi pengundian door prize.

Kericuhan pecah setelah ribuan peserta mendapati mereka tidak mendapatkan kupon undian, padahal hadiah yang ditawarkan terbilang menggiurkan, mulai dari televisi, laptop, kulkas, sepeda motor, hingga paket umrah.

“Diperkirakan lebih dari 60 persen peserta pulang dengan tangan kosong karena tidak kebagian kupon,” ungkap salah satu saksi mata, Selasa (16/6).

Padahal, panitia telah menyiapkan sebanyak 20.000 kupon yang rencananya dibagikan sepanjang rute. Namun, antusiasme warga ternyata jauh melampaui perkiraan, sehingga jumlah peserta yang hadir melebihi kapasitas stok yang disiapkan.

Miskomunikasi dan Aksi Provokasi

Salah satu peserta, Andik, mengaku kecewa dengan adanya miskomunikasi antara panitia dan pembawa acara (MC). Menurutnya, MC sempat mengumumkan bahwa semua peserta berhak mendapatkan kupon, padahal kenyataannya stok sudah habis jauh sebelum semua peserta terlayani.

Situasi semakin memanas ketika terdapat oknum yang diduga sengaja membuang tumpukan kupon yang sudah terkumpul dari peserta. Aksi provokasi ini memicu keributan dan membuat kupon yang ada tidak bisa lagi digunakan untuk proses undian.

Insiden tersebut memicu adu mulut antara peserta yang sudah memiliki kupon dan mereka yang tidak mendapatkannya. Massa yang merasa frustrasi akhirnya merangsek naik ke atas panggung dan merusak kotak undian. Panitia terpaksa menghentikan seluruh rangkaian acara untuk mengamankan situasi.

Panitia Minta Maaf

Beberapa saat setelah kericuhan memuncak, perwakilan panitia naik ke panggung untuk memberikan klarifikasi di hadapan massa yang masih emosi.

“Saya atas nama panitia mohon maaf bilamana pelaksanaan acara hari ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tapi jangan khawatir, nanti akan ada kegiatan-kegiatan lain di lain waktu,” kata perwakilan panitia.

Panitia juga menjanjikan akan ada kegiatan pengganti yang bisa diikuti masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut maupun langkah tindak lanjut yang disampaikan oleh Pemprov Jatim atau Gubernur Khofifah Indar Parawansa terkait insiden tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.