KabarBaik.co, Surabaya – Tren perawatan kecantikan kini bergerak ke arah prosedur yang minim tindakan invasif dan tidak mengganggu aktivitas harian. Menjawab kebutuhan tersebut, Neuvel Aesthetic & Dental Clinic meluncurkan teknologi monopolar radio frequency (RF) terbaru, Oligio X, yang diklaim mampu membantu mengencangkan kulit sekaligus merangsang pembentukan kolagen tanpa tindakan operasi maupun suntikan.
CEO & Founder Neuvel Aesthetic & Dental Clinic, dr. Jessica Christina Tenggara, Dipl. AAAM, menjelaskan bahwa teknologi monopolar RF bekerja dengan menghantarkan energi panas hingga ke lapisan kulit yang menjadi pusat pembentukan kolagen. Rangsangan tersebut membantu proses regenerasi alami kulit sehingga wajah tampak lebih kencang, kenyal, dan sehat secara bertahap.
Menurutnya, Neuvel telah menggunakan teknologi Oligio sejak tahun lalu. Kini, klinik tersebut menghadirkan versi terbaru, Oligio X, yang membawa sejumlah penyempurnaan.
“Perbedaan utamanya ada pada dual mode, yakni X Mode dan G Mode, serta sistem pendingin yang lebih optimal. Dengan teknologi cooling yang lebih baik, sensasi panas atau rasa sedikit menyengat yang sebelumnya masih mungkin dirasakan pasien kini jauh berkurang sehingga prosedur menjadi lebih nyaman,” ujar dr. Jessica saat peluncuran alat tersebut di Neuvel Aesthetic & Dental Clinic, Kamis (9/7).
Ia menambahkan distribusi energi panas pada Oligio X menjadi lebih presisi sehingga mampu menjangkau lapisan kulit yang lebih dalam. Kondisi tersebut membuat stimulasi kolagen berlangsung lebih optimal tanpa memerlukan masa pemulihan (downtime).
Tak hanya menghasilkan efek lifting dan tightening, Oligio X juga diklaim membantu memperbaiki kualitas kulit secara keseluruhan. Seiring waktu, produksi kolagen yang meningkat dapat membuat tekstur kulit menjadi lebih halus, garis-garis halus tampak berkurang, dan wajah terlihat lebih segar.
“Efek pengencangan memang bisa mulai terlihat setelah tindakan. Namun, proses pembentukan kolagen berlangsung bertahap sehingga hasil optimal biasanya berkembang dalam sembilan bulan hingga satu tahun,” jelasnya.
Menariknya, teknologi ini juga ditujukan bagi mereka yang mengalami penurunan volume wajah akibat penuaan, penurunan berat badan, maupun aktivitas olahraga intens yang kerap memunculkan istilah runner’s face. Karena itu, perawatan tidak hanya ditujukan berdasarkan usia, tetapi lebih kepada kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing pasien.
“Kalau ada pasien usia muda yang sudah mengalami kulit kendur atau kehilangan volume karena diet maupun aktivitas tertentu, teknologi ini juga bisa menjadi salah satu pilihan,” katanya.
Selain wajah, Oligio X dapat digunakan pada berbagai area tubuh, mulai dari bawah mata, pipi, garis rahang, leher hingga area dada. Prosedurnya dilakukan tanpa jarum dan tanpa anestesi sehingga pasien tetap dapat beraktivitas setelah perawatan selesai.
Dalam proses tindakan, dokter akan membersihkan wajah terlebih dahulu, kemudian mengoleskan gel khusus sebagai media penghantar energi. Selanjutnya, alat monopolar RF diaplikasikan pada area yang ditargetkan hingga prosedur selesai.
Setelah tindakan, pasien hanya dianjurkan menjaga kelembapan kulit dan tetap menggunakan perawatan kulit harian sesuai anjuran dokter.
Sementara itu, Co-Founder Neuvel Clinic, dr. Johanes Cindra Kurniawan, mengatakan kehadiran Oligio X merupakan bagian dari upaya klinik menghadirkan teknologi perawatan kulit yang semakin nyaman bagi pasien. Menurutnya, perkembangan teknologi estetika saat ini tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga memperhatikan kenyamanan selama prosedur berlangsung.
Dengan hadirnya Oligio X, masyarakat kini memiliki pilihan perawatan berbasis teknologi yang mengutamakan stimulasi kolagen alami, tanpa tindakan bedah maupun masa pemulihan yang panjang.
Namun demikian, dokter mengingatkan bahwa setiap prosedur estetika tetap perlu diawali dengan konsultasi agar terapi yang dipilih sesuai dengan kondisi kulit dan kebutuhan masing-masing pasien. (*)






