Dijadikan Tempat Parkir Truk, Politisi Gerindra Minta Polres Pasuruan Turun Tangan Tertibkan Bundaran Apollo

oleh -86 Dilihat
IMG 20260516 WA0039
Truk parkir di area iconic Gempol. (Foto: Zia Ulhaq) 

KabarBaik.co, Pasuruan – Bundaran Apollo yang berada dj Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang digagas menjadi tempat iconic belakangan menjadi tempat parkir kendaraan barang atau truk yang menunggu antrean dari perusahaan sekitar lokasi.

Kondisi tersebut membuat pemandangan lokasi iconic Apollo menjadi terhalang dan terkesan kumuh. Selain itu, kesan negatif akan muncul akibat banyaknya truk parkir di lokasi tersebut.

Elyas, salah seorang wakil rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan, jika kondisi tersebut terus dibiarkan, maka warga dan tokoh masyarakat yang selama ini bersusah payah membuat iconic Apollo sebagai penanda Kecamatan Gempol menjadi sia-sia.

“Kalau tiap hari truk-truk barang yang sedang antre parkir di sekitar iconic Apollo, maka akan melahirkan kesan jelek nantinya. Kita percuma telah bersih-bersih namun tetap dijadikan parkiran,” kata Elyas.

Elyas meminta Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Pasuruan turun tangan menertibkan truk-truk tersebut. “Kepolisian dan Dishub kita harap untuk ikut menertibkan truk-truk yang parkir tersebut, soalnya sudah mengotori area Apollo,” terangnya.

Politisi Gerindra asal Kecamatan Gempol ini berharap semua lapisan masyarakat mendukung berdirinya iconic Apollo untuk Kecamatan Gempol. “Apollo sudah dikenal oleh masyarakat luas itu Gempol, maka kita meminta dukungan semuanya untuk mensupport apa yang diinginkan masyarakat Gempol,” pungkasnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.