KabarBaik.co, Banyuwangi – Sebuah rumah milik Suratin, 70, warga Lingkungan Krajan Surodilagan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, ludes terbakar pada Kamis (23/7). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan rumah hangus dilalap api.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Nouval Zamzami, 42, anak pemilik rumah, yang saat itu berada di kamar mandi. Ia mengaku mencium bau hangus, lalu keluar dan mendapati api sudah membesar di bagian dapur.
“Posisi saya di kamar mandi, terus saya mencium bau hangus. Setelah keluar dari kamar mandi, melihat api sudah besar dari dapur,” kata Nouval.
Saat kejadian, Suratin diketahui sedang merebus air di dapur sebelum keluar rumah untuk membeli nasi. Mengetahui kebakaran, Nouval langsung meminta pertolongan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Warga sekitar yang mendengar teriakan segera berdatangan membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas tiba di lokasi.
Petugas Damkarmat Banyuwangi menerima laporan sekitar pukul 07.20 WIB. Proses pemadaman sempat terkendala karena lokasi rumah berada di tengah permukiman padat, sehingga mobil pemadam tidak bisa mendekat.
“Kita mengambil inisiatif menyambung lima sampai enam selang, masing-masing sekitar 20 meter, karena lokasi kebakaran berada di tengah permukiman,” ujar petugas Damkarmat Banyuwangi, Asnan.
Petugas bahkan harus naik ke atap rumah warga untuk menjangkau titik api agar kebakaran tidak merembet ke bangunan lain.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab pasti kebakaran dan besaran kerugian masih diselidiki Polsek Banyuwangi. Berdasarkan informasi di lokasi, api diduga berasal dari selambu di dekat kompor yang tersambar api saat proses memasak. (*)








