Korban Terakhir Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Pencarian Neyalan di Banyuwangi Ditutup

oleh -57 Dilihat
IMG 20260723 WA0017
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan laut di Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (23/7). (Foto: Muhammad Ikhwan) 

KabarBaik.co, Banyuwangi – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir kecelakaan kapal nelayan terbalik di perairan Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (23/7). Pada operasi hari keempat, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 08.22 WIB di perairan sekitar 1 nautical mile dari lokasi kecelakaan kapal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, korban terakhir yang ditemukan bernama Lukman, 25, warga Desa Tegalsari, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Oka.

Sebagai informasi, sebuah perahu nelayan oleh warga lokal disebut perahu Jurek terbalik di perairan Pelawangan Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Senin (20/7) dini hari. Kapal tersebut tenggelam setelah dihantam ombak tinggi.

Kapal berisi 33 awak kapal. Dari jumlah tersebut 29 orang selamat, 4 orang meninggal dunia. Empat korban meninggal dunia yakni Purnomo, 40, warga Desa Tegaldlimo, Junairi, 46, warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, dan Sutris, 34, warga Desa Tegalsari, Kecamatan Cluring.

Korban terakhir adalah Lukman, 25, warga Desa Tegalsari, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. “Dengan ditemukannya korban Lukman, seluruh korban dalam insiden tersebut telah ditemukan dan operasi SAR resmi ditutup,” ujar dia. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.