KabarBaik.co, Banyuwangi – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir kecelakaan kapal nelayan terbalik di perairan Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (23/7). Pada operasi hari keempat, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 08.22 WIB di perairan sekitar 1 nautical mile dari lokasi kecelakaan kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, korban terakhir yang ditemukan bernama Lukman, 25, warga Desa Tegalsari, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Oka.
Sebagai informasi, sebuah perahu nelayan oleh warga lokal disebut perahu Jurek terbalik di perairan Pelawangan Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Senin (20/7) dini hari. Kapal tersebut tenggelam setelah dihantam ombak tinggi.
Kapal berisi 33 awak kapal. Dari jumlah tersebut 29 orang selamat, 4 orang meninggal dunia. Empat korban meninggal dunia yakni Purnomo, 40, warga Desa Tegaldlimo, Junairi, 46, warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, dan Sutris, 34, warga Desa Tegalsari, Kecamatan Cluring.
Korban terakhir adalah Lukman, 25, warga Desa Tegalsari, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. “Dengan ditemukannya korban Lukman, seluruh korban dalam insiden tersebut telah ditemukan dan operasi SAR resmi ditutup,” ujar dia. (*)








