KabarBaik.co, Banyuwangi – Tim SAR Gabungan mengerahkan drone thermal dalam operasi pencarian hari kedua terhadap Muhammad Jafar Sodiq, 35, pemancing yang terseret ombak di Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Kamis (16/). Teknologi tersebut digunakan untuk memperluas jangkauan pencarian dari udara.
Operasi dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 2 bertugas menyisir area seluas sekitar 1,1 nautical mile menggunakan drone thermal, sementara SRU 1 melakukan pencarian di laut memakai perahu karet Basarnas dengan pola parallel search di area sekitar 5,5 nautical mile. Adapun SRU 3 menyisir garis pantai ke arah barat sejauh 5,52 kilometer.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, penggunaan drone thermal menjadi salah satu upaya mengoptimalkan pencarian dari udara, selain penyisiran laut dan pesisir.
“Memasuki hari kedua operasi, kami terus mengoptimalkan pencarian melalui penyisiran di laut, udara, maupun sepanjang garis pantai. Sinergi seluruh unsur SAR menjadi kekuatan utama dalam operasi ini,” kata Oka.
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Muhammad Jafar Sodiq (35), warga Dusun Sukorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi. Ia sebelumnya dikabarkan terseret ombak saat memanah ikan di Pulau Merah.
Operasi SAR melibatkan Basarnas Banyuwangi bersama POSAL Pancer Lanal Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Polsek dan Koramil Pesanggaran, Satpolairud Polres Banyuwangi, Life Guard Pulau Merah, Damkar Banyuwangi, Barak Rescue, RAPI, BSI, serta masyarakat.
Selama operasi berlangsung, cuaca terpantau cerah dengan kecepatan angin sekitar 13 kilometer per jam dari arah barat daya. Tinggi gelombang berkisar 1,5 hingga 2 meter sehingga seluruh personel diminta tetap mengutamakan keselamatan dalam pelaksanaan pencarian.
Hingga Kamis siang, korban masih belum ditemukan dan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan evaluasi berkala sesuai perkembangan di lapangan. “Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” tandasnya. (*)






