KabarBaik.co, Pasuruan – Ratusan warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, menggelar aksi turun jalan di jalur Pantura Pasuruan, buntut adanya peluru nyasar ke rumah warga pada Rabu (22/7) siang.
Aksi turun jalan tepat di depan pintu masuk Markas Komando Latihan Marinir (Makolatmar) yang dilanjutkan dengan menutup jalur Pantura sehingga kendaraan mengalami kemacetan.
Salah satu koordinator aksi sekaligus Sekretaris Desa Alastlogo Sugianto menyebutkan, aksi spontanitas warga merupakan luapan keresahan akibat peluru nyasar, warga ketakutan akan tekanan yang selama ini telah terjadi.
“Memang sampai sekarang belum ada korban, tapi warga takut jangan sampai terulang kejadian Alastlogo jilid II yang terjadi pada 2007 silam,” kata Sugianto, Kamis (23/7).
Lebih lanjut, Sugianto menyebutkan selama seminggu terakhir ini aktifitas latihan tempur yang tidak jauh dari rumah membuat warga takut, karena beberapa kali peluru sudah menembus atap rumah.
“Bakan keponakan saya sendiri hampir saja kena, masa sampai menunggu ada warga yang meninggal. Kami minta segera dihentikan (latihan tempur),” tambahnya.
Selama demo berlangsung, ratusan warga memadati dan menutup akses jalan pantura. Tidak banyak orasi, mereka hanya menunggu pihak terkait dari pihak Kolatmar untuk menemuinya.
Hingga berita ini ditulis, aksi masih berlangsung. Sedangkan akses jalan raya pantura lumpuh total, banyak kendaraan terjebak macet. Sedangkan sebagian kendaraan sudah masuk tol.






