KabarBaik.co, Pasuruan – Progam Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo dalam meningkatkan pendidikan siswa-siswa, kenyataan di lapangan banyak menemui kendala dengan kualitas makanan hingga kondisi layak makan.
Salah satunya MBG yang diberikan di SMA Negeri 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan belasan siswa kelas 10 mengalami mual, muntah hingga gatal pada kulit setelah menyantap makanan yang disajikan oleh dapur SPPG.
Sebanyak 14 siswa dilaporkan mengalami gejala medis mendadak, diantaranya 9 orang siswa yang terdiri dari 2 laki-laki dan 7 perempuan harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Pandaan untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
“Makanan MBG dari SPPG KH Aisyah depan sekolah itu tiba sekitar pukul 11:00 WIB, lalu dibagikan jam 11:30 WIB dan anak-anak mulai makan pukul 11:45 WIB di aula atas. Namun setelah selesai makan sekitar pukul 12:15 WIB saat mau persiapan salat zuhur, tiba-tiba anak-anak mulai banyak yang muntah,” kata Waka Kesiswaan SMAN 1 Pandaan, Imad, Rabu (22/7).
Aktivitas santap makanan bergizi tersebut awalnya diikuti oleh jajaran siswa kelas 10 seusai mereka menjalani kegiatan matrikulasi dan persiapan masuk kelas sejak pagi hari. Namun mendadak panik ketika satu per satu siswa tumbang dan mengeluhkan sakit perut secara bersamaan.
“Total ada 14 orang siswa yang terdampak, rinciannya 12 orang mengalami muntah-muntah dan 2 orang siswa laki-laki mengalami gatal-gatal. Sebanyak 9 siswa dibawa penanganan di IGD, sedangkan 5 siswa lainnya sudah kembali normal setelah mual dan bisa beraktivitas lagi,” jelasnya.
Kasus dugaan keracunan makanan di lingkungan SMAN 1 Pandaan ini tercatat baru pertama kali terjadi sejak sekolah tersebut ditunjuk sebagai lokasi percontohan program MBG. Program bantuan makan siang bagi para pelajar di sekolah favorit Pandaan tersebut diketahui sudah mulai berjalan aktif sejak bulan Februari 2025 lalu.
“Ini merupakan kejadian yang pertama kali terjadi di Smanda sejak program MBG bergulir,” pungkasnya.
Pihak sekolah beserta tim medis kini tengah memantau secara ketat perkembangan kesehatan seluruh siswa yang sempat dirawat di IGD. Sampel makanan MBG yang didistribusikan oleh pihak penyedia SPBG telah diamankan guna pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.






