Dor…Dor…Dorrr! Calon Presiden AS Ditembak saat Kampanye, Jokowi Ikut Memberi Respons

oleh -100 Dilihat
TRUMP DITEMBAK
Telinga Donald Trump terluka setelah ditembak saat berkampenye, Sabtu )147) waktu setempat. (Foto tangkapan layar X)

KabarBaik.co- Seorang pria berumur sedang berpidato di belakang podium berhias warna dominan merah, putih, dan biru. Intonasi suaranya penuh semangat. Berbaju putih berpadu jas hitam. Di kepalanya melingkar topi merah. Massa berkerumun di sekeliling pria itu. Di antara mereka mengangkat poster: Joe Biden, You’re Fired!

Beberapa detik berselang, terdengar suara: Dor…dor…dor! Seperti bunyi senapan otomatis. Pria yang tengah berpidato itu cepat merunduk. Bersembunyi di balik podium. Demikian kerumunan massa di sekelilingnya. Suara tembakan masih terdengar. Saling bersahutan dengan jeritan suara perempuan. Histeris. Suasana kemudian menjadi gaduh.

Lelaki itu lantas tampak dievakuasi beberapa petugas menjauhi podium. Dia sempat terlihat mengepalkan tangannya ke udara ketika dikawal menuruni tangga panggung dan menuju sebuah mobil.

Lelaki itu adalah Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat (AS). Ia akan maju lagi di Pilpres AS, 5 November nanti. Insiden itu terjadi saat Trump berkampanye di Pennsylvania, Sabtu (13/7) waktu setempat atau Minggu (14/7) WIB. Telinga dan pelipis kandidat Partai Republik itu berdarah.

Berita dan video yang disebut sebagai upaya pembunuhan Trump tersebut sedang trending di media sosial. Termasuk di X. Elon Musk turut mengunggahnya.

Tidak lama, beberapa media menyatakan, pelaku penembakan dikabarkan tewas dalam penyergapan anggota Dinas Rahasia AS. Selain mencoba membunuh Trump, menurut laporan Dinas Rahasia, serangan ini juga menewaskan seseorang di antara kerumunan massa peserta rapat umum. Adapun dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka serius.

FBI (Biro Penyelidik Federal) telah mengidentifikasi tersangka penembakan Trump. Dia adalah Thomas Matthew Crooks, 20 tahun. Pemuda itu berasal dari Bethel Park, Pennsylvania. Pelaku ditembak mati agen Dinas Rahasia AS, yang juga bertugas sebagai pasukan pengamanan presiden dan mantan presiden. Namun, sejauh ini FBI belum mengetahui apa motifnya.

Dinas Rahasia juga mengeluarkan pernyataan bahwa penyerang menembakkan sejumlah peluru ke arah panggung dari posisi lebih tinggi di luar lokasi kampanye Trump. Jaraknya kurang dari 200 meter.

Dalam unggahannya, Trump berterima kasih kepada Dinas Rahasia AS dan penegak hukum lainnya atas respons cepat terhadap penembakan yang terjadi. Dia juga menyampaikan turut berduka kepada keluarga korban yang terbunuh dalam insiden tersebut. Juga, kepada keluarga korban lainnya yang terluka parah.

’’Sungguh luar biasa bahwa tindakan seperti itu dapat terjadi di negara kita. Tidak ada yang diketahui saat ini tentang penembaknya, yang sekarang sudah meninggal,’’ ungkap Presiden AS ke-45 itu.

Trump mengakhiri postingannya dengan menuliskan: “TUHAN MEMBERKATI AMERIKA!”

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden memberikan respons kejadian tersebut. Biden yang juga disebut akan kembali mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Demokrat itu mengutuk serangan tersebut. Dia mengatakan, semua orang harus mengutuk insiden kekerasan di Pennsylvania. Biden juga berharap dapat berbicara dengan Trump. ’’Saya telah mencoba menghubungi Donald. Dia sedang bersama para dokternya,” kata Biden dilansir dari sejumlah media luar negeri.

’’Kita tidak bisa membiarkan hal ini terjadi. Kita tidak bisa seperti ini. Kita tidak bisa memaafkan hal ini,” lanjut Biden.

Untuk diketahui, persaingan menuju kursi Presiden AS antara kubu Biden dan Trump belakangan makin memanas. Jajak pendapat dari sejumlah lembaga hasilnya juga saling terpaut tipis. Ada yang lembaga yang memenangkan Trump 49 persen dan Biden 47 persen. Namun, ada pula yang memenangkan Biden. Ada juga yang sama-sama 49 persen. Kian mendekati hari H pemungutan suara, boleh jadi suasana di Negeri Paman Sam itu tambah memanas.

Sementara itu, melalui media sosial X pada Minggu (14/7), Presiden RI Joko Widodo juga turut memberikan respons insiden yang dialami Trump. ’’Terkejut dan sedih atas kejadian penembakan terhadap mantan Presiden Donald Trump…”.

Jokowi juga menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan di dalam kehidupan berdemokrasi di seluruh dunia. Selain itu, Jokowi juga menyampaikan doa bagi kesembuhan Trump dan semua orang yang menjadi korban dalam insiden tersebut. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.