Eks Pelatih Liga 2 Nurul Huda Bawa Asa Persid Jember Naik Kasta

oleh -184 Dilihat
Manajer Persid Jember Muhammad Sholahuddin Amrulloh dan Nurul Huda. (Foto: Ist)
Manajer Persid Jember Muhammad Sholahuddin Amrulloh dan Nurul Huda. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Putaran Liga 4 Nasional resmi bergulir. Bersamaan dengan itu, klub kebanggaan masyarakat Jember, Persid, secara mengejutkan melakukan perombakan di kursi kepelatihan. Jabatan pelatih kepala kini resmi berpindah tangan ke mantan arsitek Deltras Sidoarjo Nurul Huda.

Sebelumnya, skuad berjuluk Macan Raung ini diasuh oleh Agus Yuwono. Namun, menjelang laga perdana di putaran nasional, manajemen memutuskan untuk melakukan pergantian mendadak.

Meski begitu, transisi cepat ini terbukti tidak menggoyang performa tim. Di laga pembuka kemarin, anak asuh Nurul Huda sukses mengamankan poin penuh.

Manajer Persid Jember Muhammad Sholahuddin Amrulloh, mengungkapkan bahwa keputusan menunjuk pelatih baru diambil secara cepat dan strategis demi menyelamatkan momentum tim yang hanya menyisakan hitungan hari sebelum laga perdana.

“Kami sempat berkomunikasi dengan Coach Agus Yuwono. Beberapa hari sebelum Iduladha, beliau izin pulang ke Malang,” ujar Sholahuddin saat dikonfirmasi, Rabu (3/6).

Namun, setelah kepulangannya ke Malang, manajemen kesulitan untuk menghubungi Agus Yuwono kembali.

“Kami sudah memberikan batas waktu untuk kembali bergabung. Karena sampai tenggat waktu yang ditentukan beliau tidak hadir, manajemen akhirnya bergerak cepat mendatangkan pelatih baru, yaitu Nurul Huda,” imbuhnya.

Sholahuddin menjelaskan, penunjukan Nurul Huda didasarkan pada rekam jejaknya yang dinilai mumpuni, terutama saat mengarsiteki tim di kasta Liga 2 musim lalu. Kemampuan taktisnya diharapkan mampu membawa Persid Jember terbang lebih tinggi.

“Coach Nurul Huda ini sebelumnya melatih Deltras Sidoarjo. Karakter dan pengalamannya sangat cocok dengan target besar kita untuk naik kasta,” tegas Sholahuddin.

Di sisi lain, Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Ardi Pujo Prabowo, menyayangkan sikap yang ditunjukkan oleh Agus Yuwono. Menurutnya, tindakan meninggalkan tim di saat krusial dinilai kurang elok dan profesional.

“Secara legalitas, kontrak kita dengan Coach Agus Yuwono ini sebenarnya masih berjalan sampai seluruh putaran Liga 4 Nasional selesai digelar,” kata Ardi.

Hingga saat ini, pihak yayasan dan manajemen mengaku belum mengetahui secara pasti alasan mendasar di balik menghilangnya Agus Yuwono. Meski sempat berembus kabar adanya keinginan pembaruan nilai kontrak, Ardi menyebut belum ada pembicaraan resmi terkait hal itu.

“Hasil komunikasi terakhir, tidak ada permintaan khusus dari yang bersangkutan. Kami sebenarnya ingin duduk bersama untuk menanyakan apa maunya, tapi sampai saat ini kami tidak tahu apa yang beliau inginkan,” paparnya.

Kendati menyisakan persoalan administratif, pihak manajemen dan yayasan menegaskan tidak ingin berlarut-larut dalam polemik tersebut. Fokus utama saat ini sepenuhnya dicurahkan untuk mengawal perjuangan Macan Raung di Liga 4 Nasional bersama nahkoda baru.

Terkait kemungkinan membawa masalah ini ke ranah hukum atas dugaan pelanggaran kontrak, manajemen memilih untuk menahan diri demi menjaga kondusivitas tim.

“Terkait langkah hukum, kami masih belum mengarah ke sana. Bagaimanapun, kami tetap menaruh respect kepada CoachAY yang sudah berjasa membawa Persid lolos hingga ke putaran nasional ini,” tutur Ardi.

Pihak yayasan menambahkan, evaluasi total dan penyelesaian masalah internal ini baru akan dijadwalkan kembali setelah seluruh rangkaian putaran Liga 4 Nasional tuntas terlaksana.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.