KabarBaik.co – Akhir pekan ini Bupati Jember Muhammad Fawait dijadwalkan turun langsung menyapa masyarakat di dua kecamatan, yakni Puger dan Wuluhan, untuk melaksanakan program andalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Gus’e Menyapa.
Program ini merupakan inovasi Pemkab Jember untuk mendekatkan diri sekaligus menjembatani komunikasi dua arah dengan warga. Tak sekadar menyapa, Gus Fawait ingin mendengar langsung berbagai aspirasi, keluhan, serta memastikan bahwa program pembangunan daerah benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.
“Kami ingin hadir bukan hanya di balik meja, tapi benar-benar di tengah masyarakat. Dari sinilah kami bisa merancang program di tahun 2026 yang sesuai dengan kebutuhan nyata warga Jember,” ujar Gus Fawait, Jumat (17/10).
Kegiatan dalam rangkaian Gus’e Menyapa dikemas melalui serangkaian acara, mulai dari Sholawat Kampung, Sarasehan bersama Ketua RT/RW, pertemuan dengan tokoh tani, hingga dialog bersama kader Posyandu.
Program ini juga membawa sejumlah tujuan penting, antara lain stabilisasi inflasi daerah, edukasi dan pelatihan masyarakat, serta upaya pencegahan perkawinan anak dan stunting.
Menariknya, ini merupakan edisi kedua Gus’e Menyapa setelah sukses digelar sebelumnya di Kecamatan Jenggawah. Rencananya, agenda kunjungan ini akan rutin dilaksanakan setiap akhir pekan dengan lokasi yang bergilir di seluruh kecamatan di Jember.
Seluruh data dan masukan yang dikumpulkan langsung dari masyarakat nantinya akan dilaporkan kepada tim perencana Pemkab Jember. Data ini akan menjadi bahan pendukung yang krusial dalam penyusunan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026.
“Pendekatannya harus nyata dan dua arah. Pemerintah harus lebih banyak mendengar daripada berbicara,” kata Bupati.
Melalui program Gus’e Menyapa, Pemkab Jember berharap proses perencanaan dan pembangunan daerah bisa semakin akurat, partisipatif, dan mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan warga Jember. (*)







