KabarBaik.co, Filipina- Harapan Timnas Voli Putri Indonesia untuk menembus target semifinal AVC Women’s Volleyball Cup 2026, resmi berakhir lebih cepat. Kepastian ini datang bahkan sebelum Srikandi Merah Putih memainkan laga terakhir fase grup melawan Lebanon, Jumat (12/6) besok.
Dalam pertandingan Pool B yang berlangsung di Filipina, Kamis (11/6) siang, Kazakhstan tampil dominan dengan mengalahkan Lebanon tiga set langsung, 25-11, 25-19, dan 25-14.
Kemenangan telak tersebut membuat Kazakhstan mengoleksi empat kemenangan beruntun dan mengunci salah satu tiket semifinal dari Pool B.
Beberapa jam sebelumnya, Vietnam juga sukses menundukkan Iran dengan skor 3-0 (25-19, 25-20, 27-25). Hasil itu membuat Vietnam turut mengamankan empat kemenangan.
Dengan kondisi tersebut, peluang Indonesia otomatis tertutup. Sebab, dalam regulasi AVC, jumlah kemenangan menjadi parameter utama penentuan klasemen sebelum menghitung poin pertandingan maupun rasio set.
Indonesia Tak Mungkin Mengejar
Saat ini Indonesia baru mengantongi dua kemenangan dari empat pertandingan. Bahkan jika berhasil mengalahkan Lebanon pada laga terakhir Jumat (12/6), Indonesia maksimal hanya bisa finis dengan tiga kemenangan dengan 10 poin.
Jumlah tersebut tidak lagi mampu menyamai Vietnam dan Kazakhstan yang sudah mencapai empat kemenangan. Artinya, pertandingan melawan Lebanon nanti hanya akan menjadi laga penutup fase grup tanpa pengaruh terhadap perebutan tiket semifinal.
Sebelumnya, Indonesia masih memiliki secercah asa dengan berharap Iran mampu menjegal Vietnam dan Lebanon menciptakan kejutan atas Kazakhstan. Namun dua hasil pada Kamis (11/6) justru berjalan sesuai prediksi favorit. Vietnam menunjukkan konsistensi sebagai juara bertahan, sementara Kazakhstan kembali tampil superior dengan rasio set impresif sepanjang turnamen.
Meski gagal melangkah ke empat besar, Timnas Voli Putri Indonesia masih berpeluang menutup fase grup dengan hasil positif jika mampu mengalahkan Lebanon pada pertandingan terakhir. Kemenangan itu tetap penting untuk memperbaiki posisi akhir klasemen sekaligus menjaga momentum tim di turnamen tingkat Asia serta memparbaiki ranking dunia.
Prestasi Terbaik Runner-Up
Sepanjang keikutsertaannya dalam ajang AVC Women’s Cup, podium kedua pada edisi 2023 di GOR Tri Dharma, Gresik, tetap bertengger sebagai capaian emas sekaligus prestasi tertinggi yang pernah diukir oleh timnas voli putri Indonesia. Bermain di hadapan publik sendiri, skuad srikandi Merah Putih yang kala itu dikomandani oleh Wilda Siti Nurfadhilah dan mesin poin Megawati Hangestri tampil begitu fenomenal.
Langkah impresif mereka menembus babak final dan memaksa tim raksasa Vietnam bermain sengit hingga lima set menjadi bukti sahih bahwa level voli putri Indonesia pernah berada di titik terbaiknya untuk bersaing memperebutkan takhta tertinggi Asia.
Puncak performa di tahun 2023 tersebut menjadi catatan sejarah yang belum mampu diulangi oleh generasi setelahnya. Pada dua edisi berikutnya, Indonesia harus rela mengalami penurunan posisi yang cukup signifikan. Kebijakan memprioritaskan kompetisi domestik dan langkah berani PBVSI melakukan regenerasi total membuat Indonesia harus puas finis di peringkat ke-7 pada edisi 2024 di Manila karena menurunkan skuad junior, sebelum akhirnya merangkak naik ke posisi ke-5 pada edisi 2025 di Hanoi, Vietnam.
Nah, apakah tahun ini kembali berhasil menempati posisi ke-5? (*)
—-
Klasemen Pool B (Sementara)
- Kazakhstan — Main 4 | Menang 4 | Poin 12 | Set 12–2
- Vietnam — Main 4 | Menang 4 | Poin 11 | Set 12–2
- Indonesia — Main 4 | Menang 2 | Poin 7 | Set 8–7
- Iran — Main 4 | Menang 1 | Poin 3 | Set 5–9
- Hong Kong — Main 4 | Menang 1 | Poin 3 | Set 4–9
- Lebanon — Main 4 | Menang 0 | Poin 0 | Set 0–12







