Hasil Lab Ungkap Penyebab Keracunan MBG di SDN Kauman 1 Malang, Olahan Telur Tercemar E. coli

oleh -65 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 25 at 10.17.51 PM
SDN Kauman 1 Kota Malang (Ist)

KabarBaik.co, Malang – Hasil pemeriksaan laboratorium mengungkap dugaan penyebab puluhan siswa SD Negeri Kauman 1 Kota Malang keracunan usai menyantap menu MBG. Dari seluruh sampel makanan yang diuji, olahan telur ditemukan mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli) dengan kadar melebihi ambang batas.

Temuan tersebut diduga menjadi pemicu 35 siswa mengalami gejala keracunan. Para siswa dilaporkan mengalami lemas dan diare setelah mengonsumsi makanan, bahkan beberapa di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Malang yang juga Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengatakan seluruh menu makanan yang diproduksi dan dikonsumsi pada hari kejadian telah diambil sampelnya untuk diperiksa di laboratorium.

“Dari sampling makanan yang kita ambil, seluruh jenis makanan yang diproduksi dan dikonsumsi pada hari itu kita ambil semua sampelnya. Ada satu jenis yang dari hasil lab kadar bakteri E. coli-nya di atas ketentuan normal, yaitu di telur. Kalau yang lainnya normal semua, hanya satu yaitu olahan telur,” ujar Erik, Selasa (28/7).

Menurutnya, hasil laboratorium tersebut menjadi dasar pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang. Pemerintah juga memastikan penanganan terhadap siswa terdampak telah dilakukan sejak laporan pertama diterima.

Sebagai tindak lanjut, Satgas MBG Kota Malang menghentikan sementara operasional penyaluran makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memproduksi menu tersebut.

Sedangkan, penghentian dilakukan hingga proses evaluasi menyeluruh terhadap standar kebersihan, keamanan pangan, serta tata kelola produksi selesai dilaksanakan.

Pemerintah Kota Malang menegaskan evaluasi akan difokuskan pada penerapan standar keamanan pangan di SPPG, mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjamin kualitas makanan dalam Program MBG sekaligus mencegah terulangnya insiden serupa di kemudian hari. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.