Hilang Saat Cari Rumput, Lansia Asal Malang Ditemukan Tewas di Sumur Tua Sedalam 30 Meter

oleh -90 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 27 at 5.39.07 AM
Evakuasi lansia yang tewas di dasar sumur (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Malang – Seorang pria lanjut usia asal Dusun Mbunder, Desa Sidorahayu, Wagir, Kabupaten Malang ditemukan tewas di dasar sumur tua pada Selasa (26/5) malam. Korban diketahui bernama Sampir, 72.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menyebut proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena kondisi medan dan kedalaman sumur yang mencapai sekitar 25 hingga 30 meter.

“Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.17 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Kedalaman sumur diperkirakan sekitar 25 sampai 30 meter,” terang Sadono.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans PMI Kabupaten Malang menuju RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk menjalani visum luar guna memastikan penyebab kematian korban.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang usai berpamitan kepada keluarga untuk mencari rumput pakan ternak di area belakang pabrik rokok TPI pada Senin (25/5) sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Keluarga bersama warga sekitar kemudian melakukan pencarian di sejumlah area persawahan dan lahan kosong di sekitar dusun. Pencarian sempat dilakukan hingga larut malam, namun korban belum ditemukan.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Selasa pagi. Hingga akhirnya sekitar pukul 17.00 WIB, dua anggota keluarga menemukan korban di dasar sumur tua yang berada di lahan kosong wilayah RT 11 Dusun Mbunder.

Sementara itu, Kapolsek Wagir AKP Sutadi mengatakan dugaan sementara korban terjatuh ke dalam sumur saat sedang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian.

“Diduga korban tidak mengetahui adanya sumur tua tersebut karena tertutup rerumputan dan alang-alang. Kemungkinan saat mencari rumput korban terperosok ke dalam sumur,” ujar Sutadi.

Penemuan jasad korban membuat warga sekitar geger. Aparat kepolisian bersama BPBD Kabupaten Malang, PMI, Damkar Kabupaten Malang, relawan SAR, perangkat desa hingga masyarakat setempat langsung melakukan proses evakuasi.

Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran kondisi sumur yang sempit dan diduga terdapat kandungan gas beracun di dalam sumur sehingga petugas harus ekstra hati-hati saat melakukan pengangkatan korban. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.