Ijazah 247 Siswa di Mojokerto Akhirnya Bisa Diambil, Ada Bantuan Rp 585 Juta

oleh -93 Dilihat
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyerahkan bantuan Program Penebusan Ijazah kepada penerima manfaat.(Istimewa)
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyerahkan bantuan Program Penebusan Ijazah kepada penerima manfaat.(Istimewa)

KabarBaik.co, Mojokerto – Pemkab Mojokerto bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan Program Penebusan Ijazah bagi masyarakat kurang mampu. Tahun ini, sebanyak 247 siswa atau wali murid dari 98 sekolah menerima bantuan dengan total nilai Rp 585 juta.

Penyaluran bantuan berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama, Pemkab Mojokerto, Jumat (21/8) siang.

Program tersebut menyasar lulusan SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA sederajat yang ijazahnya masih tertahan karena terkendala biaya pendidikan.

Pada tahun kedua pelaksanaannya, bantuan diberikan kepada 131 lulusan SMA sederajat masing-masing Rp 2,5 juta, 88 lulusan SMP sederajat masing-masing Rp 1,5 juta, dan 28 lulusan MI sederajat masing-masing Rp 800 ribu.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengapresiasi para muzakki, khususnya ASN Pemkab Mojokerto dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.

“Pendidikan adalah jalur paling singkat untuk meningkatkan taraf hidup dan strata sosial keluarga. Kami berharap anak-anak yang ijazahnya telah ditebus hari ini terus bersemangat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi atau mendapatkan pekerjaan yang layak,” kata Al Barra.

Menurutnya, pendidikan menjadi investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan dan pengangguran. Persoalan ekonomi, kata dia, jangan sampai menjadi penghalang anak-anak untuk melanjutkan masa depan.

“Kami tidak ingin ada anak-anak kita yang terhenti langkahnya hanya karena persoalan biaya. Karena itu, program seperti ini harus terus diperkuat melalui sinergisitas antara pemerintah, Baznas, sekolah, orang tua, dan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto Zamroni Ahmad mengatakan program penebusan ijazah merupakan bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu, khususnya anak-anak yang terkendala biaya pendidikan.

“Program ini lahir dari kepedulian mendalam Bapak Bupati terhadap warga yang kurang mampu. Melalui diskusi awal bersama kami di Baznas, gagasan besar beliau kami terjemahkan hingga terwujudlah program ini,” katanya.

Zamroni menjelaskan, dari total Rp585 juta bantuan yang disalurkan, Rp485 juta bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ASN Pemkab Mojokerto. Sedangkan Rp 100 juta berasal dari dukungan Perumdam Majapahit.

“Sebanyak 247 anak kini bisa tersenyum bahagia. Khususnya 131 lulusan SMA/SMK yang kini memegang ijazahnya secara langsung sebagai modal utama untuk melamar pekerjaan,” jelasnya.

Baznas Kabupaten Mojokerto, lanjut Zamroni, akan terus mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS agar manfaatnya semakin luas. Selain penebusan ijazah, dana tersebut juga digunakan untuk bantuan modal dan alat usaha bagi pelaku UMKM hingga program bedah rumah.

Pemkab Mojokerto juga mendorong Dinas Pendidikan, sekolah, dan orang tua untuk memperkuat pendataan anak-anak yang membutuhkan bantuan pendidikan. Dengan pendataan yang baik, bantuan diharapkan bisa disalurkan lebih cepat dan tepat sasaran.

Pemkab Mojokerto juga akan mengevaluasi kemampuan anggaran daerah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas program bantuan pendidikan pada masa mendatang.

“Terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Kepada anak-anakku para penerima manfaat, selamat atas ijazah yang telah diterima. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk meraih cita-cita kalian,” pungkas Zamroni.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.