KabarBaik.co, Rusia – Perjalanan akademik mahasiswa Indonesia penerima Beasiswa BAZNAS di Rusia memasuki babak baru. Dalam momentum wisuda yang digelar di Moskow, para lulusan tidak hanya merayakan keberhasilan menyelesaikan studi, tetapi juga menerima pesan penting untuk kembali berkontribusi bagi masyarakat dan memperkuat hubungan Indonesia–Rusia melalui ilmu yang mereka miliki.
Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow Prof Khoirul Rosyadi menghadiri Wisuda Mahasiswa Indonesia penerima Beasiswa BAZNAS pada Jumat (17/7). Acara tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS, para mentor, orang tua wisudawan, serta mahasiswa Indonesia yang masih menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Rusia.
Dalam sambutannya, Prof Rosyadi menegaskan bahwa kelulusan para penerima beasiswa bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai insan berilmu.
“Beasiswa yang ananda terima hari ini adalah amanah dari para Muzakki melalui BAZNAS. Ini adalah titipan umat. Untuk itu, setelah lulus, ananda memiliki tanggung jawab moral untuk mengamalkan ilmu demi kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.
Guru besar alumnus Unair itu menekankan, mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Rusia memiliki posisi strategis sebagai bagian dari diplomasi masyarakat (people-to-people diplomacy) antara kedua negara. Para lulusan diharapkan mampu menjadi penghubung yang mempererat kerja sama Indonesia dan Rusia sekaligus menghadirkan inovasi serta solusi bagi berbagai tantangan pembangunan di Indonesia.
“Pengalaman belajar di Rusia menjadi modal penting untuk membawa perspektif global, sekaligus tetap berakar pada kebutuhan bangsa. Jadilah generasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, pimpinan BAZNAS menyampaikan apresiasi atas dukungan KBRI Moskow dalam mendampingi mahasiswa Indonesia selama menjalani studi di Rusia. BAZNAS terus komitmennya untuk terus mengembangkan program beasiswa sebagai bagian dari pengelolaan zakat produktif yang bertujuan mencetak generasi unggul, berintegritas, dan memiliki daya saing internasional.
Wisuda mahasiswa penerima Beasiswa BAZNAS di Rusia menjadi refleksi keberhasilan kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat dalam membuka akses pendidikan global bagi generasi muda Indonesia. Melalui pendidikan, dana zakat yang dikelola secara amanah. Tidak hanya membantu mencetak sarjana, tetapi juga menyiapkan calon pemimpin dan penggerak perubahan bagi Indonesia di masa depan. (*)






