Inovasi Teknologi Penyimpanan Karbon Mahasiswa Unej Raih Juara di Ajang Internasional OGIP 2026

oleh -74 Dilihat
IMG 20260604 WA0026
Tim Spontan di OGIP 2026. (Foto: Istimewa) 

KabarBaik.co, Jember – Kelompok mahasiswa Universitas Jember (Unej) sukses menjawab tantangan dekarbonisasi global. Melalui gagasan inovatif mengenai pemanfaatan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS), Tim Spontan Unej berhasil meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi berskala internasional, Oil and Gas Intellectual Parade (OGIP) 2026, yang memuncak di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.

Inovasi yang diusung bertajuk “Repurposing the OGIP Field into an Integrated Offshore CCS Hub: A Phased Source-Transport-Storage Strategy for Safe, Adaptive, and Bankable CO2 Storage”. Melalui konsep ini, mereka menawarkan solusi cerdas berupa pemanfaatan kembali lapangan migas yang sudah habis diproduksi (mature field) sebagai tempat penyimpanan emisi karbon dioksida (CO2 ) di bawah permukaan bumi secara aman.

Dalam skema tersebut, emisi CO2 dari aktivitas industri ditangkap, diangkut, lalu disimpan di dalam reservoir bumi. Keunggulan inovasi ini terletak pada integrasi analisis yang matang, mulai dari aspek geologi, pemodelan reservoir, perencanaan pengeboran, hingga perhitungan keekonomian dan keberlanjutan lingkungan.

“Saat ini, industri migas tidak hanya dituntut memproduksi energi, tetapi juga bertanggung jawab menjaga lingkungan agar tetap bersih, aman, dan berkelanjutan. Gagasan CCS ini menjadi sangat krusial sebagai solusi transisi energi,” ujar Muhammad Fakhri Yaqadan Jouhari, ketua tim dari Program Studi Teknik Perminyakan Unej, Kamis (4/6).

Ide besar ini lahir dari kolaborasi solid antarmahasiswa lintas program studi. Tim Spontan beranggotakan
dari Fakultas Teknik, Muhammad Fakhri Yaqadan Jouhari, Mohammad Naufal Wahyudin, dan Moh. Aldora Abel Afilyanta (Prodi Teknik Perminyakan); Sandy Yoga Ramadona (Teknik Mesin); serta Evril Afriza Enandy (Teknik Lingkungan). Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Esta Meizya Zella Putri (Prodi Ekonomi Pembangunan).

OGIP 2026 merupakan kompetisi tahunan yang menantang mahasiswa dunia untuk merancang rencana pengembangan lapangan migas terintegrasi. Setelah melalui babak penyisihan esai secara daring, hanya 6 tim terbaik yang lolos ke babak final di Yogyakarta.

Di babak final, Tim Spontan harus melewati sesi presentasi ketat selama 10 menit dan debat alot selama 100 menit di hadapan dewan juri ahli. Berkat penilaian tinggi pada aspek teknis Plan of Development dan analisis keekonomian, Tim Spontan UNEJ sukses mengamankan podium ketiga, bersanding dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang meraih juara pertama dan kedua.

Fakhri menambahkan bahwa tantangan di kompetisi ini justru memicu semangat timnya untuk terus berkembang. “Anak muda sudah sewajarnya mencoba banyak hal baru. Kami percaya bahwa ‘pelaut hebat tak pernah lahir di laut yang tenang.’ Kutipan itu menggambarkan semangat kami untuk terus belajar dan menghadapi tantangan bersama,” tambahnya.

Ke depan, Tim Spontan berkomitmen untuk terus konsisten berinovasi di berbagai ajang lainnya. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi aktif akademisi Kampus Tegalboto UNEJ dalam mendukung target global menuju Net Zero Emissions. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.