KabarBaik.co, Blitar – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar mencatat sebanyak 85 siswa jalur afirmasi masuk dalam sasaran penerimaan Sekolah Rakyat (SR). Puluhan siswa tersebut berasal dari keluarga kategori desil 1 dan 2 pada jenjang SD maupun SMP.
Kepala Dispendik Kota Blitar Dindin Alinurdin mengatakan seluruh data calon siswa jalur afirmasi berasal dari pendataan Dispendik. Meski menjadi sasaran Sekolah Rakyat, mereka tetap diberi kesempatan mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah negeri.
“Sebelum Sekolah Rakyat berjalan, kami tetap mempersilakan mereka mengikuti SPMB. Jadi, warga atau murid yang belum memastikan masuk Sekolah Rakyat tetap kami arahkan mengikuti proses penerimaan di sekolah negeri,” ujarnya.
Menurut Dindin, pendataan tersebut dilakukan agar calon peserta didik dari keluarga kurang mampu tetap memiliki akses pendidikan, baik melalui sekolah negeri maupun Sekolah Rakyat.
“Jalur afirmasi yang kami data sekitar 85 siswa. Mereka berasal dari desil 1 dan 2, baik jenjang SD maupun SMP,” katanya.
Ia menegaskan, keputusan akhir tetap berada di tangan siswa bersama orang tua. Apabila memilih tetap bersekolah di sekolah negeri, maka mereka tidak diwajibkan berpindah ke Sekolah Rakyat.
“Kalau ingin tetap di sekolah yang sekarang ya tidak masalah. Keputusan tetap kami serahkan kepada anak dan orang tuanya,” pungkasnya. (*)






