KabarBaik.co, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api akibat insiden tertempernya KA Blambangan Ekspres dengan sebuah truk di wilayah Probolinggo.
Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan sebidang pada Km 109+860, tepatnya di petak jalan antara Stasiun Probolinggo dan Stasiun Leces. Insiden ini sempat mengganggu operasional perjalanan kereta api di jalur tersebut.
Akibat kejadian itu, dua kereta api kedatangan di wilayah Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan. Kereta Api Mutiara Timur relasi Ketapang–Surabaya Gubeng tercatat mengalami keterlambatan hingga 172 menit. Sementara itu, kereta api Commuter Line Supas relasi Probolinggo–Surabaya Kota mengalami keterlambatan sekitar 123 menit.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama, sehingga setiap kejadian di lintas harus dipastikan penanganannya secara menyeluruh sebelum perjalanan kembali dinyatakan aman untuk dilalui,” ujarnya.
Setelah proses evakuasi kendaraan dan pemeriksaan jalur selesai dilakukan, jalur kereta api di lokasi kejadian kembali dapat dilalui dengan pengaturan operasional yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
KAI juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang dengan mendahulukan perjalanan kereta api serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas.
“Disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di perlintasan sebidang sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta menjaga keselamatan bersama,” tutup Mahendro.







