KabarBaik.co, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan perbaikan jalan perlintasan sebidang di tiga titik wilayah Kota Surabaya.
Langkah ini merupakan upaya preventif untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.
Tiga lokasi yang menjadi sasaran pekerjaan meliputi JPL No. 25 Jalan Jemur Sari (Km 10+8/9 petak Wonokromo–Waru), JPL No. 17 Jalan Jagir jalur hilir (Km 7+6/7 petak Surabaya Gubeng–Wonokromo), dan JPL No. 22 Jalan Margorejo (Km 9+5/6 petak Wonokromo–Waru).
Perbaikan yang dilakukan mencakup pembongkaran perlintasan, pengangkatan listring, perapihan konstruksi, hingga pengaspalan ulang.
Rangkaian pekerjaan ini merupakan bagian dari perawatan prasarana untuk menjaga keandalan jalur serta meningkatkan aspek keselamatan, baik bagi perjalanan kereta api maupun masyarakat yang melintas di perlintasan sebidang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa perawatan berkala tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan perkeretaapian.
“Pekerjaan ini bertujuan memastikan jalur kereta api tetap dalam kondisi prima dan aman, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan di sekitar lokasi,” ujarnya, Kamis (26/2).
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan pada malam hingga dini hari guna meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas. Skema buka tutup jalan raya akan diterapkan secara situasional dengan pengamanan petugas di lapangan, dengan jadwal sebagai berikut 25–26 Februari 2026 (21.00–05.00 WIB): JPL No. 25 Jalan Jemur Sari, 26–27 Februari 2026 (21.00–05.00 WIB): JPL No. 17 Jalan Jagir jalur hilir, 27–28 Februari 2026 (21.00–05.00 WIB): JPL No. 22 Jalan Margorejo.
KAI Daop 8 Surabaya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat untuk mendukung pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif serta mengatur waktu perjalanan lebih awal guna mengantisipasi potensi kepadatan di sekitar lokasi perlintasan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul. Pekerjaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab KAI dalam memastikan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan tetap terjaga,” tambah Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pengertian masyarakat. Melalui perawatan dan peningkatan prasarana secara berkala, perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan transportasi kereta api yang selamat, aman, dan andal di wilayah operasionalnya.









