KabarBaik.co, Lamongan – Kebakaran melanda sebuah gudang milik perusahaan swasta di Jalan Raya Lamongan-Sugio, Dusun Sempu, Desa Kebet, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Minggu (31/5) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu menghanguskan sejumlah barang dan kendaraan yang berada di dalam area gudang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Mendapat laporan adanya kebakaran, jajaran Polsek Lamongan Kota yang dipimpin Kapolsek Kompol Mukhamad Fadelan bersama anggota langsung mendatangi lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Selain membantu pemadaman, polisi juga melakukan pengamanan lokasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab kebakaran.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid, mengatakan api pertama kali diketahui oleh sejumlah saksi yang sedang berada di warung kopi di sebelah timur lokasi perusahaan.
“Berdasarkan keterangan saksi, mereka melihat api muncul dari gudang belakang perusahaan yang berukuran sekitar 7 x 20 meter persegi,” ujar Hamzaid, Senin (1/6).
Mengetahui adanya kebakaran, saksi bersama warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Mereka juga berusaha menyelamatkan sejumlah barang yang mudah terbakar, termasuk bekas permainan anak berupa rumah balon dan satu unit dump truk.
Namun, upaya tersebut tidak mampu membendung kobaran api yang semakin membesar karena di dalam gudang terdapat banyak material yang mudah terbakar. Di area gudang juga terdapat dua unit mobil bak yang sudah lama tidak digunakan.
Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman bersama petugas kepolisian serta warga.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.35 WIB sehingga situasi dapat segera dikendalikan,” kata Hamzaid.
Akibat kejadian tersebut, dua unit mobil bak yang sudah rusak dan tidak terpakai hangus terbakar. Selain itu, satu unit alat cutting cor, sejumlah tikar dan karpet, beberapa kipas dinding, mesin jahit, serta satu unit dump truk mengalami kerusakan, terutama pada bagian depan kendaraan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.
Polres Lamongan juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar rutin memeriksa instalasi listrik dan kondisi bangunan untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.(*)







