Kunjungan Wisata Malang Naik 3 Persen, Seni dan Budaya Jadi Andalan

oleh -55 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 25 at 11.18.26 AM
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Dinas Pariwisata Kabupaten Malang terus memperkuat sektor pariwisata dengan mengedepankan kolaborasi seni dan budaya sebagai daya tarik utama. Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan sekitar 2,5 hingga 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang mengatakan peningkatan kunjungan dipicu oleh semakin banyaknya penyelenggaraan event seni di berbagai destinasi wisata. Kehadiran pertunjukan budaya dinilai mampu memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.

Salah satu contohnya terjadi di kawasan Pantai Balekambang. Pada periode yang sama tahun lalu jumlah pengunjung berkisar 100 ribu orang, sedangkan tahun ini telah menembus lebih dari 150 ribu wisatawan. Menurut Firmando, kenaikan tersebut tidak lepas dari agenda pertunjukan kesenian yang rutin digelar setiap akhir pekan.

“Event kesenian ternyata menjadi daya tarik tersendiri. Wisatawan tidak hanya menikmati destinasi, tetapi juga datang untuk menyaksikan pertunjukan budaya,” ujarnya, Sabtu (25/7).

Untuk memperkuat langkah tersebut, Dinas Pariwisata mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari pengelola destinasi, asosiasi, hingga hotel-hotel di Kabupaten Malang. Seluruh pihak diajak berkolaborasi menghadirkan pertunjukan seni secara berkala di kawasan wisata.

Beberapa destinasi seperti Santerra telah menjadwalkan pertunjukan seni setiap Sabtu dan Minggu, sementara Lembah Tumpang rutin mengadakan pelatihan tari. Menurut Firmando, sinergi tersebut diharapkan membuat wisatawan memiliki lebih banyak alasan untuk berkunjung ke Kabupaten Malang.

“Keunggulan Kabupaten Malang bukan hanya terletak pada panorama alamnya, tetapi juga kekayaan budaya yang diwariskan para leluhur. Karena itu, seni dan budaya perlu menjadi identitas utama dalam pengembangan pariwisata,” tegas Firmando.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Dinas Pariwisata menggulirkan Gerakan Panji Budaya untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur melalui kesenian. Wayang Topeng yang menjadi Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Malang dipilih sebagai salah satu media penyampaian pesan moral kepada generasi muda.

Menurut Firmando, nilai-nilai seperti gotong royong, tata krama, kebersamaan, hingga keramahan merupakan karakter masyarakat Nusantara yang sejak dahulu dibangun melalui seni budaya. Nilai tersebut dinilai tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Selain memperkuat identitas budaya, sektor pariwisata juga diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Dinas Pariwisata mendorong seluruh pengelola destinasi menerapkan standar pelayanan Sapta Pesona sehingga wisatawan memperoleh pengalaman yang nyaman selama berkunjung.

Di sisi lain, pemerintah juga optimistis tren kunjungan wisata akan terus meningkat seiring perbaikan akses menuju kawasan wisata selatan Kabupaten Malang. Penyelesaian sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan diharapkan semakin memudahkan mobilitas wisatawan hingga akhir 2026.

Tak hanya itu, Kabupaten Malang juga masih memiliki potensi besar untuk mengembangkan destinasi wisata baru di sepanjang bentangan pantai selatan yang mencapai sekitar 102 kilometer. Saat ini pemerintah tengah mengidentifikasi kawasan yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan Perhutani maupun Kementerian Kehutanan.

Meski demikian, Firmando mengingatkan bahwa peningkatan kunjungan wisata harus dibarengi dengan pengelolaan lingkungan yang baik. Persoalan sampah menjadi salah satu perhatian utama agar keindahan destinasi wisata tetap terjaga dan tidak mengurangi kenyamanan wisatawan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.