KabarBaik.co, Batu – Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim Saifudin Zuhri mengusulkan agar Pemerintah Kota Batu menyusun Peraturan Daerah (Perda) Pariwisata yang mewajibkan setiap destinasi wisata melibatkan pelaku UMKM lokal.
Menurutnya, regulasi tersebut penting agar geliat pariwisata mampu memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
Saifudin menilai besarnya jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu belum sepenuhnya dinikmati para pelaku UMKM. Hingga kini, banyak pelaku usaha lokal masih kesulitan memperoleh akses berjualan di kawasan wisata maupun pusat-pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi wisatawan.
“Padahal jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu sangat tinggi. Seharusnya pelaku UMKM lokal mendapatkan ruang khusus untuk memasarkan produknya di lokasi wisata,” ujar Saifudin, Sabtu (18/7).
Ketua DPC PDIP Kota Batu itu mengatakan kondisi tersebut membuat sebagian pelaku UMKM hanya mengandalkan penjualan di pinggir jalan dengan jangkauan pasar yang terbatas. Bahkan, berdasarkan aspirasi yang diterimanya dari wilayah Junrejo, sejumlah pelaku usaha mengalami penurunan omzet hingga ada yang akhirnya menghentikan usahanya karena kalah bersaing.
Menurut Saifudin, keberadaan perda nantinya dapat menjadi dasar hukum yang mewajibkan pengelola destinasi wisata ikut memberdayakan UMKM setempat. Dengan begitu, pengembangan sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Ia mengusulkan pemerintah daerah segera melakukan pendataan terhadap seluruh UMKM di Kota Batu beserta produk unggulannya. Data tersebut dinilai penting untuk menyesuaikan jenis produk dengan karakter masing-masing destinasi wisata sehingga pemasaran menjadi lebih efektif.
“Tinggal didata berapa jumlah UMKM yang ada di Kota Batu sehingga jenis produknya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing destinasi wisata. Dengan perda, semua pihak akan memiliki tanggung jawab yang jelas dalam pemberdayaan,” ungkapnya.
Sebagai langkah lanjutan, Saifudin mengaku akan membawa usulan tersebut ke pembahasan internal Fraksi PDIP sebelum dikoordinasikan dengan DPRD Kota Batu. Selain menyusun konsep kebijakan, pihaknya juga akan menginventarisasi jumlah pelaku UMKM, produk unggulan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
“Masalah ini akan saya rapatkan dengan teman-teman fraksi di Kota Batu. Harapannya, data UMKM ini, khususnya di Junrejo, segera rampung sehingga kita bisa dorong menjadi kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya.
Saifudin menambahkan keberhasilan pembangunan sektor pariwisata seharusnya tidak hanya diukur dari ramainya destinasi wisata. Lebih dari itu, sektor tersebut harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menghadirkan ruang usaha yang lebih luas bagi UMKM lokal sekaligus menjadikan produk-produk daerah sebagai bagian dari daya tarik wisata Kota Batu. (*)






