KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus melakukan penataan kota demi meningkatkan kenyamanan publik tanpa mengesampingkan aspek lingkungan. Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan yakni pembangunan lima taman perbatasan yang difungsikan sebagai wajah baru kabupaten sekaligus ruang terbuka hijau (RTH).
Lima taman tersebut akan dibangun di titik-titik perbatasan Bojonegoro yang langsung berbatasan dengan kabupaten tetangga. Selain memperindah pintu masuk wilayah, taman ini juga diharapkan mampu memperkuat identitas Bojonegoro sebagai daerah yang ramah, hijau, dan berkelanjutan.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, mengatakan bahwa pembangunan taman perbatasan tidak semata-mata untuk mempercantik tampilan daerah, tetapi juga sebagai simbol keramahan masyarakat Bojonegoro dalam menyambut siapa pun yang datang.
“Pembangunan lima taman perbatasan ini berkaitan dengan upaya menambah luasan ruang terbuka hijau untuk menjaga keseimbangan ekosistem melalui penanaman pohon, sekaligus mempercantik gate kabupaten agar lebih ikonik dan representatif,” ujar Setyo Wahono, Senin (5/1).
Menurutnya, taman-taman tersebut juga menjadi bukti bahwa pembangunan di Bojonegoro dilakukan secara merata hingga ke wilayah perbatasan. “Taman-taman ini adalah simbol kebanggaan kita bersama, sekaligus bukti bahwa pembangunan di Bojonegoro dilakukan secara merata hingga ke pelosok perbatasan,” tegasnya.
Adapun lima taman perbatasan yang direncanakan dibangun meliputi taman Perbatasan Gondang–Nganjuk, taman Perbatasan Margomulyo–Ngawi, taman Perbatasan Kedungadem–Lamongan, taman Perbatasan Padangan–Cepu, taman Perbatasan Baureno–Babat.
“Saya berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada di taman. Mari kita tunjukkan bahwa Bojonegoro adalah kabupaten yang bersih, indah, dan membanggakan,” pungkasnya. (*)






