Pengurus Baru ASITA NTB Diminta Perkuat Sinergi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

oleh -92 Dilihat
IMG 20260610 WA0047 scaled
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, saat memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus DPD ASITA NTB di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Rabu (10/6). (Foto: Arief Rahman) 

KabarBaik.co, Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) NTB periode 2026-2031. Khususnya memperkuat kolaborasi dalam mengakselerasi pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri pelantikan pengurus DPD ASITA NTB di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Rabu (10/6). Dalam sambutannya, Dinda menyampaikan pesan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang berharap ASITA mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan pariwisata di seluruh wilayah NTB.

“Saya menyampaikan salam hangat dari Bapak Gubernur. Beliau menaruh harapan besar agar kepengurusan ASITA yang baru dapat memberikan kontribusi nyata dan bersinergi bersama pemerintah provinsi maupun 10 kabupaten/kota dalam memajukan pariwisata NTB,” ujar Dinda.

Menurutnya, pergantian kepengurusan bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi industri pariwisata. Karena itu, pengurus baru diharapkan mampu menghadirkan inovasi sekaligus meningkatkan kualitas organisasi sebagai wadah pelaku usaha perjalanan wisata.

Dinda menegaskan, sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Iqbal-Dinda. Selain pengentasan kemiskinan ekstrem dan penguatan ketahanan pangan, pariwisata mendunia menjadi agenda strategis yang terus didorong.

“Nusa Tenggara Barat memiliki potensi wisata alam dan budaya yang luar biasa. Kami berharap seluruh pelaku pariwisata, khususnya ASITA, dapat terus bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan destinasi NTB yang semakin dikenal dunia dan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan setiap tahun,” katanya.

Ia menambahkan, posisi NTB yang berada di antara Bali dan Nusa Tenggara Timur menjadi nilai strategis untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun keberhasilan sektor pariwisata, kata Dinda, tidak hanya bergantung pada keindahan destinasi, melainkan juga kualitas sumber daya manusia dan kesiapan masyarakat dalam menyambut wisatawan.

“Kita menyadari bahwa kemajuan pariwisata tidak hanya soal destinasi. Kesiapan masyarakat, kualitas sumber daya manusia, serta keramahan yang menjadi ciri khas NTB juga harus terus diperkuat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD ASITA NTB periode 2026-2031, Sellywati, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis pengurus sebelumnya sekaligus menjawab tantangan baru yang dihadapi industri perjalanan wisata.

Menurutnya, tingginya harga tiket transportasi masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat wisatawan berkunjung ke NTB. “Kami akan melanjutkan apa yang belum dikerjakan oleh pengurus sebelumnya. Tantangan yang kami hadapi cukup kompleks, mulai dari harga tiket hingga perubahan pola perjalanan wisata. Karena itu saya mengajak seluruh anggota untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi dengan pemerintah agar pariwisata NTB semakin maju,” ujarnya.

Sebagai langkah memperluas pasar wisata, ASITA NTB juga menyiapkan sejumlah agenda promosi nasional dan internasional. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah penyelenggaraan Travel Mart pada Oktober 2026 usai gelaran MotoGP Mandalika.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan agen perjalanan dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri guna memperkenalkan potensi wisata NTB sekaligus membuka peluang kerja sama paket perjalanan.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP ASITA, N. Rusmiati, menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha pariwisata dan pemerintah daerah dalam memperkuat promosi destinasi NTB di tingkat global. “Pemerintah dan pebisnis harus bersinergi dan dapat mengambil bagian dalam mempromosikan NTB ke dunia dengan berbagai destinasi wisatanya,” katanya saat melantik pengurus DPD ASITA NTB.

Rusmiati optimistis kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku industri perjalanan wisata akan berdampak langsung pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke NTB. “Saya mengajak seluruh anggota untuk mengawal program NTB, khususnya sektor pariwisata. Mari kita datangkan wisatawan sebanyak-banyaknya ke NTB,” tegasnya.

Saat ini ASITA NTB memiliki lebih dari 100 anggota yang bergerak di bidang usaha perjalanan wisata dan jasa travel. Organisasi tersebut diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas pasar wisata NTB sekaligus mendukung target menjadikan daerah ini sebagai destinasi wisata berkelas dunia. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.