Pengurus Baru PAKASA Malang Raya Dilantik, Siapkan Program Perkuat Organisasi-Lestarikan Budaya Jawa

oleh -128 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 01 at 12.15.51 PM
Pelantikan Ketua PAKASA Malang Raya, KRA Dwi Indrotito Cahyono di Pendopo Kabupaten Malang (Ist)

KabarBaik.co, Malang – Kepengurusan baru Paguyuban Kawula Karaton Surakarta (PAKASA) Malang Raya periode 2026-2031 resmi dilantik di Pendopo Kabupaten Malang. Usai dilantik, pengurus langsung menyiapkan sejumlah program kerja yang berfokus pada penguatan organisasi serta memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk melestarikan budaya Jawa.

Ketua PAKASA Malang Raya, KRA Dwi Indrotito Cahyono, mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah menggelar rapat kerja guna menyusun program organisasi selama lima tahun ke depan. Menurutnya, pembenahan internal menjadi prioritas sebelum memperkuat hubungan dengan berbagai komunitas budaya di Malang Raya.

“Yang pertama kami akan mengadakan rapat kerja untuk membahas program-program PAKASA ke depan. Prioritasnya memperbaiki internal organisasi, kemudian menjalin hubungan secara eksternal dengan para aktivis budaya di Malang Raya, khususnya Kabupaten Malang,” ujarnya.

Selain memperkuat organisasi, PAKASA juga akan meningkatkan silaturahmi dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya Jawa. Pengurus baru juga berencana melakukan kunjungan ke kepengurusan PAKASA di daerah lain sebagai sarana bertukar pengalaman dan gagasan dalam mengembangkan kegiatan pelestarian budaya.

“Gebrakan pertama tentu pembenahan internal, kemudian melakukan kunjungan ke PAKASA di wilayah lain untuk menjalin silaturahmi sekaligus saling bertukar pendapat mengenai kemajuan pelestarian budaya,” jelasnya, Sabtu (1/8).

Dwi menjelaskan PAKASA didirikan sebagai wadah bagi masyarakat yang peduli terhadap budaya Kasunanan Karaton Surakarta Hadiningrat. Organisasi tersebut bertujuan mengajak masyarakat ikut menjaga dan mengembangkan budaya Jawa karena warisan budaya keraton bukan hanya milik lingkungan keraton, melainkan menjadi milik seluruh masyarakat.

Menurutnya, pemberian gelar maupun kekancingan dari Kasunanan Surakarta merupakan salah satu bentuk apresiasi sekaligus motivasi kepada masyarakat agar semakin bersemangat dalam uri-uri budaya Jawa.

“Sebenarnya budaya keraton bukan hanya milik keraton, tetapi milik masyarakat secara keseluruhan. Karena itu masyarakat diajak bersama-sama melestarikan budaya,” ujarnya.

Saat ini PAKASA Malang Raya memiliki sekitar 60 hingga 80 anggota yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat dengan kepedulian terhadap pelestarian budaya Mataram dan Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Sementara itu, PAKASA Punjer, KPH Eddy S. Wirabhumi, menilai Malang Raya memiliki posisi penting dalam sejarah peradaban Mataram. Ia menyebut wilayah timur justru memiliki akar sejarah yang lebih tua dibandingkan perkembangan Mataram di wilayah barat.

“Malang Raya dan wilayah timur memiliki peradaban yang lebih sepuh. Jangan merasa inferior, justru wilayah timur mempunyai akar sejarah yang kuat. Semangat melestarikan budaya Mataram harus terus dijaga,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat Malang Raya semakin percaya diri dalam menjaga dan mengembangkan budaya Jawa sehingga warisan budaya leluhur tetap lestari dan dapat diteruskan kepada generasi mendatang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.