KabarBaik.co, Jombang – Sebuah pikap Daihatsu Grand Max diduga mengalami pecah ban lalu oleng dan menabrak mobil yang sedang parkir hingga terbalik.
Peristiwa kecelakaan ini terjadi di jalur Provinsi Ploso-Babat, Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Kamis (23/7) malam.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Grand Max berinisial SG, 23, warga Desa Lengkong, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, meninggal dunia di lokasi. Sementara kernetnya, AT, 46, mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Ploso.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Saksi mata di lokasi, Mathuki , mengatakan Grand Max bernomor polisi W 8618 NW melaju dari arah utara ke selatan.
“Diduga ban kendaraan pecah sehingga mobil kehilangan kendali, oleng ke kanan, lalu menghantam Suzuki Ertiga yang sedang parkir di tepi jalan,” ujarnya, Jum’at (24/7).
Suzuki Ertiga bernopol W 1032 CT yang dikemudikan SL, 43, warga Desa Sumberingin, Kecamatan Kabuh, saat itu terparkir di sisi barat jalan menghadap ke utara. Pengemudinya dipastikan selamat tanpa mengalami luka.
Benturan keras membuat Grand Max terbalik dan bagian depan kendaraan ringsek parah. Sopir dan kernet sempat terjepit di dalam kabin.
Warga berusaha membantu mengevakuasi korban, namun tidak berhasil karena kondisi kabin yang rusak berat. Petugas BPBD Jombang kemudian diterjunkan ke lokasi dan melakukan evakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M. Nurul Iman membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, proses evakuasi berlangsung cukup lama karena kedua korban terjepit di dalam kendaraan.
“Pengemudi Grand Max meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan penumpangnya mengalami luka-luka,” kata Nurul Iman.
Usai dievakuasi, korban dibawa ke rumah sakit. Sementara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan sebagai barang bukti.
“Saat ini penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami. Unit Gakkum Satlantas juga masih melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi,” pungkasnya.








