KabarBaik.co, Batu – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kota Batu pada Rabu (4/3) sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan pohon tumbang di berbagai titik, mengganggu arus lalu lintas serta berdampak pada jaringan listrik dan telekomunikasi warga.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, 31 pohon tumbang tersebar di 11 lokasi di wilayah Kecamatan Batu dan Bumiaji. Plt Kepala BPBD Kota Batu, Suwoko mengatakan, dampak paling terasa dari kejadian tersebut adalah terganggunya aktivitas masyarakat akibat banyaknya pohon yang roboh di badan jalan.
“Total sementara ada 31 pohon tumbang di sejumlah titik. Selain menutup akses jalan, beberapa juga berdampak pada jaringan listrik dan telekomunikasi warga,” ujar Suwoko, Kamis (5/3).
Sejumlah ruas jalan yang terdampak antara lain Dusun Keliran Desa Bulukerto, Jalan Semeru Kelurahan Sisir, Jalan Trunojoyo dan Jalan Melati di Kelurahan Songgokerto, Jalan Dewi Sartika Kelurahan Temas, Jalan Abdul Gani Atas dan Ikhwan Hadi di Kelurahan Ngaglik, Jalan Panglima Sudirman Desa Pesanggrahan, Jalan Raya Sumberbrantas, serta Jalan Argomulyo Desa Gunungsari.
Wilayah dengan jumlah pohon tumbang terbanyak tercatat berada di Kelurahan Ngaglik dan Desa Gunungsari, masing-masing mencapai delapan pohon. Insiden paling serius dilaporkan terjadi di Kelurahan Songgokerto. Dua pohon berukuran besar tumbang dan menimpa dua mobil pikap yang sedang melintas di lokasi tersebut.
“Pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat, namun kendaraan mengalami kerusakan,” ungkap Suwoko.
Selain pohon tumbang, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada atap sejumlah rumah warga. Hingga Rabu malam, jumlah pasti rumah yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Tim gabungan langsung bergerak melakukan penanganan darurat dengan melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas PUPR, TNI, Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, PLN, Telkom Indonesia, Palang Merah Indonesia, serta relawan.
Petugas melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon tumbang, pengaturan lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalan, hingga evakuasi kendaraan yang terdampak. Suwoko menambahkan, potensi cuaca ekstrem sebenarnya telah diprediksi sebelumnya melalui peringatan dini untuk periode 1-10 Maret 2026.
Karena itu, BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat disertai angin kencang yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. “Warga diharapkan berhati-hati saat berkendara, tidak berteduh di bawah pohon besar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi situasi darurat,” tandasnya.
Hingga saat ini, proses pendataan terkait korban maupun kerusakan masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan. (*)







