Scan QR Code Ini! Pengumuman Hasil Seleksi PPIH Arab Saudi Tingkat Pusat Tahun 2026

oleh -605 Dilihat

KabarBaik.co- Setelah melakukan penghitungan dan rekapitulasi nilai hasil Computer Assisted Test (CAT) dan Wawancara, Panitia Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tingkat Pusat Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengumumkan daftar peserta berdasarkan peringkat yang dinyatakan lulus.

Peserta yang dinyatakan lulus adalah peringkat 1 (satu) sampai dengan 40 (empat puluh), dan berhak mengikuti tahapan pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H 2026 M, sebagaimana tercantum dalam daftar berikut (pindai QR code).

Pengumuman ini disusun dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 22 Tahun 2025 tentang Pedoman Seleksi dan/ atau penunjukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji dan Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji.

Peserta yang dinyatakan lulus agar dapat mempersiapkan diri guna mengikuti pelatihan PPIH sesuai ketentuan yang akan disampaikan lebih lanjut. Khusus untuk rekrutmen Media Center Haji (MCH) dan Pelindungan Jemaah (Linjam) akan diumumkan secara terpisah.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj Dr Puji Raharjo, menjelaskan bahwa seleksi PPIH Arab Saudi tingkat pusat dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji serta Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah.

Menurut dia, seleksi ini bertujuan menjaring petugas haji yang kompeten, profesional, berintegritas, dan berdedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan, pembinaan, serta perlindungan kepada jemaah haji Indonesia. Pada tahun ini, jumlah pendaftar seleksi PPIH tingkat pusat mencapai 11.349 orang. Angka ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah.

Setelah melalui tahapan verifikasi administrasi, sebanyak 5.201 peserta dinyatakan lolos dan mengikuti ujian seleksi. Para peserta berasal dari beragam latar belakang, mulai dari ASN dan non-ASN, unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan Islam, pondok pesantren, perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, hingga kalangan profesional.

Untuk menjamin proses yang objektif dan transparan, Kemenhaj membentuk pengawas khusus serta memastikan seluruh rangkaian seleksi dibiayai melalui DIPA Kemenhaj tanpa pungutan kepada peserta.

Menteri Haji dan Umrah RI KH Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) menegaskan bahwa tahun ini menjadi tonggak penting karena merupakan tahun pertama Kemenhaj menyelenggarakan seluruh proses haji secara penuh. Termasuk seleksi petugas haji.

Gus Irfan menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan fasilitas, tetapi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang bertugas langsung melayani jemaah. Melalui seleksi yang ketat, transparan, dan akuntabel, pemerintah berharap petugas haji yang terpilih benar-benar siap mengemban amanah besar sebagai pelayan tamu-tamu Allah di Tanah Suci. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H yang tertib, aman, dan berkualitas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Andika DP
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.