KabarBaik.co, Sidoarjo – Langkah tegas yang diambil Satpol PP Sidoarjo akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui proses penertiban yang tidak mudah, kawasan Jalan Raya Waru yang sebelumnya semrawut dan langganan macet kini berubah menjadi taman kota yang lebih tertata dan sedap dipandang.
Penertiban difokuskan pada PKL kembang sekar, pasar tumpah, serta angkutan umum yang kerap ngetem di badan jalan. Aktivitas tersebut selama ini menjadi pemicu utama kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi hari.
Plt Kepala Bidang Tibumtranmas Satpol PP Sidoarjo Raden Novianto Koesno Adi Putro mengatakan perubahan wajah kawasan itu merupakan hasil kolaborasi lintas OPD setelah penindakan dilakukan.
“Alhamdulillah Waru sudah jadi taman kota berkat kerja sama dengan DLHK. Sekarang lebih indah dan tidak kumuh lagi. Sementara masih dipasang pot kanvas bunga, nanti kita usulkan tambahan lampu ornamen,” ujarnya, Rabu (4/3).
Usai penertiban, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sidoarjo langsung melakukan penataan dengan menempatkan deretan pot bunga di sepanjang trotoar, mulai dari samping Stasiun Waru hingga tikungan masuk Desa Kureksari. Elemen batu dan bronjong juga dipasang sebagai pembatas agar area tetap steril.
Menurut Novianto, tindakan ini terinspirasi dari penataan kawasan di Jalan Ahmad Yani Surabaya yang dinilai lebih rapi dan bebas PKL. Ia menilai sudah saatnya kawasan perbatasan Sidoarjo memiliki wajah kota yang representatif.
“Jam padat lalu lintas dulu sering macet karena PKL dan angkutan umum ngetem. Setelah ditertibkan, arus kendaraan jauh lebih lancar,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala DLHK Sidoarjo Arif Mulyono menambahkan penataan taman dilakukan sebagai langkah antisipatif agar pedagang tidak kembali menempati lokasi tersebut.
“Biar pedagang nggak balik lagi, kami tambahkan dekor dan penghijauan. Tujuannya selain mempercantik, juga supaya tidak ada macet lagi,” jelasnya.
Kini, Jalan Raya Waru perlahan meninggalkan kesan kumuh yang melekat bertahun-tahun. Tindakan tegas Satpol PP tak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga menghadirkan wajah baru kawasan perbatasan yang lebih hijau, tertib, dan nyaman bagi pengguna jalan. (*)








