KabarBaik.co Nganjuk – Aktivitas SPPG Cangkringan Nganjuk sempat dihentikan pihak BGN selama tiga hari. Penghentian tidak disebabkan masalah kualitas atau kelangkaan pasokan melainkan karena kesalahan teknis dalam proses pelaporan.
“Untuk saat ini memang kegiatan dihentikan. Penghentian oleh pihak BGN itu dikarenakan kesalahan tehnis pelaporan, bukan hal lain,” ujar Kepala SPPG Cangkringan Moch. Chabib Chasbullah, Rabu (4/3)
Pihak SPPG Cangkringan telah melakukan klarifikasi resmi kepada pihak BGN terkait permasalahan yang terjadi. Proses klarifikasi tersebut mendapatkan tanggapan positif, sehingga kegiatan suplai menu MBG akan kembali berjalan mulai Kamis (5/3) besok.
“Kami juga sudah melakukan klarifikasi ke pihak BGN dan telah mendapat jawaban, sehingga besok mulai Kamis (5/3) sudah mulai kembali mensuplai menu MBG ke 9 sekolah sebagai penerima manfaat,” tambahnya.
Total penerima manfaat yang dilayani oleh SPPG Cangkringan mencapai 2.827. Jumlah tersebut terbagi menjadi 2.566 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan dan 261 orang untuk kelompok 3B (Busui, Bumil, dan Balita) yang tersebar di dua kelurahan.
“SPPG Cangkringan melayani 9 sekolah diantaranya SMPN 1 Nganjuk, SMA Negeri 1 Nganjuk, TK SD dan TK NU Khotijah. Untuk pelayanan 3B melayani 2 kelurahan, Kelurahan Cangkringan dan Kartoharjo sebanyak 261 penerima manfaat. Total 2827,” tandas Chabib. (*)






