KabarBaik.co – Sebuah video yang menampilkan seekor satwa diduga buaya di kawasan Pantai Pasir Panjang, Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, viral di media sosial. Dalam narasi video tersebut, sejumlah nelayan menyebut reptil itu kembali ke perairan setelah melihat banyak orang berada di sekitar lokasi.
Suroso, nelayan Pantai Pasir Panjang, mengatakan buaya tersebut hingga kini masih berada di sekitar jalur perahu nelayan yang biasa digunakan masyarakat setempat, termasuk untuk kegiatan petik sesaji.
“Sampai sekarang masih di situ buayanya. Posisinya di jalur perahu di kampung nelayan yang biasa dipakai untuk petik sesaji,” ujar Suroso.
Menurutnya, buaya yang diperkirakan memiliki panjang lebih dari satu meter itu pertama kali terlihat pada Jumat (26/12). Hingga saat ini, satwa tersebut belum terlihat menjauh dari kawasan pantai.
Sebelumnya, kemunculan buaya juga sempat dilaporkan terjadi di Pantai Watu Leter, Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Video keberadaan buaya yang direkam pada malam hari itu turut viral dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat serta wisatawan.
Menanggapi hal tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Malang memastikan tidak ditemukan buaya di kawasan Pantai Watu Leter. Masyarakat dan wisatawan pun diimbau untuk tetap tenang. “Kami mengimbau kepada pengunjung wisata Pantai Watu Leter untuk tidak khawatir,” ujar Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, Sabtu (27/12).
Bambang menjelaskan, informasi terkait kemunculan buaya telah ditindaklanjuti oleh Polsek Donomulyo bersama Satpolairud Polres Malang. Kepolisian juga terus melakukan pemantauan di kawasan pantai bekerja sama dengan pengelola wisata dan instansi terkait.
Ia mengimbau masyarakat dan wisatawan agar segera melapor ke pos pengamanan apabila melihat satwa liar yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Apabila pengunjung mengetahui atau melihat ada buaya, silakan melapor ke pos pengamanan. Kami bersama pihak pengelola wisata, Perhutani, Satpolairud Polres Malang, Polsek Sumbermanjing Wetan, TNI, dan sukarelawan siap membantu,” tegasnya. (*)






