Bahan Baku Naik Drastis hingga 80 Persen, Pengusaha Laundry di Banyuwangi Dilema Naikkan Tarif

oleh -318 Dilihat
Pekerja saat menata baju cucian
Pekerja saat menata baju cucian

KabarBaik.co, Banyuwangi – Pengusaha binatu atau laundry di Banyuwangi menghadapi dilema akibat lonjakan harga bahan baku yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Bahan baku seperti parfum, plastik kemasan dan elpiji mengalami kenaikan signifikan. Di satu sisi pengusaha binatu tidak berani menaikkan harga karena khawatir diprotes konsumen.

Salah satu pelaku usaha laundry, Wulan Lestari, pemilik Kita Qta Laundry mengaku kenaikan harga sudah terasa sejak awal April 2026.

Dimulai dari parfum yang saat naik sekitar 80 persen. Semula sejeriken ukuran 5 liter harganya Rp 400 ribu, naik menjadi Rp 800 ribu. Saat itu dirinya sudah menaikan tarif seribu rupiah.

“Sudah saya naikkan seribu semuanya. Cuci reguler misalnya dari Rp 7.000 naik jadi Rp 8.000,” ujarnya.

Setelahnya plastik juga naik. Kenaikannya pun juga drastis, hampir 80 persen. Padahal plastik bahan baku penting untuk pengemasan.

Beberapa waktu belakangan justru harga elpiji ikut naik. Wulan menyebut pada usaha laundry elpiji digunakan untuk setrika uap dan pengering.

“Saya pakai elpiji 12 kilogram biasanya dua hari sudah habis. Makanya kalau naik begini jadi bingung,” pungkasnya.

Wulan tergabung dalam Paguyuban Laundry Banyuwangi. Hampir semua pengusaha binatu mengeluh hal yang sama.

Para pengusaha, kata Wulan, sudah tidak berani menaikan harga lagi. Sebab khawatir pelanggannya kabur. Ia kini hanya bisa pasrah mesko margin usaha semakin menipis.

Ia berharap ada perhatian dari pemerintah, terutama terkait stabilitas harga bahan baku. Mereka juga mengusulkan adanya klasifikasi usaha agar kebijakan yang diambil bisa lebih tepat sasaran.

Hal ini berkaitan dengan penggunaan elpiji. Dengan klasifikasi ia berharap untuk binatu kecil bisa menggunakan elpiji bersubsidi.

“Kalau bisa ada penyesuaian atau kebijakan khusus, supaya ada penyesuaian untuk usaha kecil,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.