KabarBaik.co, Lombok Utara – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram memperkuat peran generasi muda dengan mengenalkan Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (SAKA POM) kepada Pramuka Pondok Pesantren Darul Iman Bentek, Jumat (24/4).
Kegiatan di Menggala, Pemenang, Kabupaten Lombok Utara itu diikuti sekitar 100 peserta Pramuka Penegak dan Penggalang. Program ini diarahkan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya paham, tetapi juga aktif dalam pengawasan obat dan makanan di lingkungan masing-masing.
Narasumber BBPOM Mataram, Kak Yanti, menyampaikan materi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) meliputi obat, kosmetik, obat bahan alam, suplemen kesehatan, hingga pangan aman.
Peserta juga diperkenalkan pada tiga krida utama SAKA POM, yakni Krida Pemantauan Obat dan Makanan, Krida Pengujian Sederhana, serta Krida Pemberi Informasi Obat dan Makanan.
“Pramuka yang bergabung akan dibekali kecakapan khusus di tiap krida. Setelah lulus, mereka bisa terlibat langsung membantu pengawasan BPOM,” ujar Kak Yanti.
Ia menegaskan, pembekalan ini penting agar peserta menjadi konsumen cerdas sekaligus mampu melindungi diri dan masyarakat dari produk berisiko.
BBPOM Mataram menargetkan para peserta tidak berhenti pada pemahaman, tetapi menjadi agen edukasi aktif. Melalui SAKA POM, generasi muda didorong menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi yang benar serta memperkuat perlindungan masyarakat dari produk tidak aman.(*)







