Buka Rute Baru Surabaya-Jember PP, Bupati Gus Fawait Fokus Bangun Ekosistem Bandara Notohadinegoro

oleh -145 Dilihat
Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Ist)
Bupati Jember Muhammad Fawait usai meresmikan MPP mini di Kecamatan Jombang. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen kuat untuk membangun ekosistem penerbangan yang solid di Bandara Notohadinegoro. Langkah strategis ini diawali dengan resmi dibukanya rute penerbangan baru yang menghubungkan Surabaya dan Jember secara pulang-pergi (PP).

Bupati Jember Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa penguatan ekosistem di dalam bandara jauh lebih krusial saat ini dibandingkan sekadar megahnya infrastruktur fisik.

“Kita fokuskan dulu pada aktivitas penerbangannya. Jadi, soal fasilitas ini bukan masalah besar atau kecilnya, tetapi pada produktivitas di dalamnya. Dengan kata lain, kita bangun ekosistemnya dulu. Jika aktivitas penerbangannya rendah, akan sulit berkembang ke depannya,” ujar Gus Fawait, Rabu (3/6).

Menurutnya, membangun ekosistem bandara yang mandiri menjadi tantangan tersendiri bagi Jember. Gus Fawait mengungkapkan bahwa Bandara Notohadinegoro saat ini merupakan satu-satunya bandar udara di Indonesia yang pengelolaannya sepenuhnya didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Oleh karena itu, pengembangan ekosistem ini wajib dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Tahap 1 kita harus optimalisasi Rute & aktivitas, dengan cara menghidupkan lalu lintas penerbangan, salah satunya lewat rute Surabaya-Jember PP, guna memicu daya tarik ekonomi dan mempermudah akses investor masuk ke Jember,” ungkapnya.

Untuk tahap 2, menyelaraskan infrastruktur jalan menuju bandara, termasuk pelebaran jalan dari Kecamatan Tanggul hingga perempatan Mangli serta pembangunan flyover.

“Untuk tahap 3, Melakukan pembenahan fasilitas fisik bandara secara menyeluruh agar lebih lengkap dan nyaman bagi penumpang setelah akses jalan rampung,” paparnya.

Meski secara fisik Bandara Notohadinegoro tergolong kecil, Gus Fawait menegaskan bahwa aktivitas penerbangan saat ini sudah menunjukkan tren yang jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pembukaan rute baru ini diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi regional dan membuka peluang investasi yang lebih luas, yang pada akhirnya bermuara pada pengentasan kemiskinan di Jember.

Untuk memastikan ekosistem ini berjalan berkelanjutan dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas, Pemkab Jember juga tengah mengupayakan harga tiket yang lebih terjangkau.

“Terkait harga tiket penerbangan, insya Allah masih kita komunikasikan terus dengan pihak maskapai agar bisa melakukan penyesuaian sehingga nilainya lebih ekonomis dan tidak membebani masyarakat,” pungkas Gus Fawait.

Di samping mengoptimalkan APBD, Pemkab Jember juga terus melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat demi mendukung pengembangan jangka panjang ekosistem Bandara Notohadinegoro ke depan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.