KabarBaik.co – Bupati Sidoarjo Subandi menunjukkan komitmennya dalam mendukung hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas, khususnya tunanetra.
Hal ini terlihat saat ia menghadiri kegiatan Pondok Romadhon Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Sidoarjo, yang berlangsung di Museum Mpu Tantular, Sidoarjo, pada Minggu (16/3).
Dalam kesempatan itu, Bupati Subandi menyatakan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap berbagai program ITMI Sidoarjo.
Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan penyandang tunanetra mendapatkan akses pelayanan yang layak.
“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh segala kegiatan ITMI. Selain itu, saya juga ingin memastikan bahwa para penyandang tunanetra mendapatkan pelayanan terbaik dari pemerintah,” ujarnya.
Selain memberikan dukungan moral, Bupati Subandi juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan sembako kepada komunitas tunanetra.
Tidak hanya itu, ia berjanji akan mengalokasikan dana hibah guna membantu operasional ITMI Sidoarjo. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas dan kegiatan yang lebih bermanfaat bagi anggotanya.
Turut hadir dalam acara tersebut beberapa pejabat penting, seperti Kepala Dinas Sosial M. Misbahul Munir, Kepala Bakesbang Fredrik Suharto, serta Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo Mufi Imron.
Bupati Subandi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperhatikan kebutuhan kaum disabilitas.
Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk menyediakan bantuan di berbagai sektor, mulai dari makanan, pendidikan melalui program beasiswa, hingga pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kemandirian mereka.
“Pemkab Sidoarjo akan terus memperhatikan kebutuhan kaum disabilitas, termasuk bantuan makanan, pendidikan melalui beasiswa maupun program lainnya, serta pelatihan keterampilan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PD ITMI Sidoarjo Syaiful Hasan, mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran langsung Bupati Subandi. Menurutnya, selama empat kali penyelenggaraan acara serupa, belum pernah ada bupati yang hadir secara langsung.
“Dari sekian kegiatan ITMI, belum pernah ada bupati yang mau datang. Baru Pak Bupati Subandi yang hadir sendiri. Ini menjadi berkah bagi sahabat tunanetra,” katanya.
Saat ini, komunitas tunanetra yang tergabung dalam ITMI Sidoarjo berjumlah sekitar 80 orang. Organisasi ini memiliki visi untuk memberantas buta huruf Alquran Braille di kalangan tunanetra.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah, diharapkan semakin banyak program yang dapat mendukung peningkatan kualitas hidup anggotanya.
“Kami berharap pemerintah dapat terus membantu dalam pemenuhan kebutuhan kaum disabilitas, baik dalam bidang pendidikan, layanan yang ramah disabilitas, maupun kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” pintanya.(*)






